OKX meluncurkan produk baru bernama Equity Perpetual Contracts (Equity Perps) di tengah meningkatnya minat terhadap real world assets (RWA) serta integrasi antara pasar kripto dan keuangan tradisional. Equity Perps merupakan kontrak derivatif berbasis saham global yang dapat diperdagangkan 24 jam setiap hari melalui satu sistem akun terpadu (unified account).
Peluncuran produk ini dilakukan secara bertahap mulai 25 Februari, sementara kampanye global dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret. OKX menyebut inisiatif tersebut sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur “convergence economy”, yakni pendekatan yang memanfaatkan teknologi kripto untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam perdagangan aset tradisional.
OKX merilis 17 kontrak dalam tiga tahap. Langkah ini ditujukan untuk membangun likuiditas secara optimal sekaligus menjaga stabilitas pengalaman perdagangan bagi pengguna global.
Menurut OKX, Equity Perps dirancang untuk menjawab sejumlah keterbatasan yang kerap ditemui di pasar saham konvensional, termasuk jam perdagangan yang terbatas. Melalui kontrak perpetual berbasis saham, pengguna dapat merespons pergerakan pasar kapan saja, termasuk di luar jam bursa dan saat akhir pekan.
Selain itu, sistem unified account memungkinkan saldo pada fitur Earn digunakan langsung sebagai jaminan untuk membuka posisi perdagangan tanpa perlu memindahkan dana. Seluruh aset dalam portofolio juga dapat berfungsi sebagai kolateral melalui mekanisme cross-margin, yang dinilai dapat meningkatkan efisiensi modal sekaligus menekan risiko likuidasi akibat pemisahan margin.
Ferry, Regional Growth Manager OKX Wallet, mengatakan peluncuran Equity Perpetuals merupakan langkah penting untuk mempercepat konvergensi antara kripto dan pasar tradisional. “Kami membangun arsitektur Unified Account agar pengguna dapat mengelola seluruh aset dalam satu margin pool, memperdagangkan saham global 24/7, dan tetap menjaga efisiensi modal secara maksimal,” ujar Ferry dalam keterangan resmi, Kamis (26/2).
Equity Perpetuals merupakan kontrak derivatif yang meniru pergerakan harga saham tanpa memberikan kepemilikan saham secara langsung. Produk ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan menggunakan mekanisme funding rate, sebagaimana kontrak perpetual di pasar kripto.
OKX juga mengingatkan bahwa perdagangan derivatif memiliki risiko tinggi. Pengguna diminta memahami konsep leverage, margin, serta potensi likuidasi sebelum bertransaksi.

