BERITA TERKINI
OJK Sumsel dan Pemprov Sumsel Gelar Literasi Keuangan Syariah untuk Wirausaha Muslimah

OJK Sumsel dan Pemprov Sumsel Gelar Literasi Keuangan Syariah untuk Wirausaha Muslimah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan bertajuk Sumsel Maju Berekonomi Syariah: Literasi Keuangan Syariah bagi Organisasi Wirausaha Muslimah di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat, terutama bagi pelaku usaha perempuan.

Peserta kegiatan berasal dari sejumlah organisasi perempuan di Sumatera Selatan, antara lain TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Dharma Wanita Persatuan, serta Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan. Berbagai komunitas wirausaha muslimah juga turut hadir dan selama ini dinilai berperan dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Selain sebagai agenda literasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) yang diinisiasi OJK. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman perempuan dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah secara bijak.

Rangkaian kegiatan ini juga masuk dalam program nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 1447 H yang berlangsung selama bulan Ramadan.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik pada level keluarga maupun masyarakat. Ia mengatakan, melalui kegiatan ini OJK mendorong wirausaha muslimah untuk lebih berani mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah secara tepat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, menilai peningkatan literasi menjadi fondasi penting untuk membangun masyarakat yang berdaya saing. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat budaya literasi sekaligus mendukung penguatan ekonomi keluarga dan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan ini, peserta menerima sesi edukasi dari Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Sumsel, Asnawati, serta Deputi Pemimpin Wilayah BSI Palembang, Djoko Effendi. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar keuangan syariah, pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah, hingga pengelolaan keuangan usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap peserta dapat menjadi agen literasi keuangan syariah di lingkungan masing-masing, sehingga pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah semakin meluas.

Ke depan, OJK Provinsi Sumatera Selatan bersama TPAKD Provinsi Sumatera Selatan menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan ekosistem ekonomi syariah, memperluas akses pembiayaan syariah bagi UMKM, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.