BERITA TERKINI
OJK Sultra Gelar GERAK Syariah 2026 di Kendari untuk Perluas Literasi Keuangan Syariah

OJK Sultra Gelar GERAK Syariah 2026 di Kendari untuk Perluas Literasi Keuangan Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 di Kendari sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah.

Kegiatan ini berlangsung di area Bakul Ramadan, pelataran Hotel Claro Kendari, Jumat (13/3/2026). Agenda tersebut merupakan bagian dari kampanye nasional yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk mendorong akses dan pemanfaatan layanan keuangan syariah.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan program ini dirancang untuk memperluas jangkauan edukasi melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pemahaman yang memadai membantu masyarakat mengenali manfaat dan karakteristik layanan keuangan syariah sehingga dapat dimanfaatkan secara tepat dan aman.

“Melalui GERAK Syariah, kami ingin meningkatkan awareness masyarakat secara masif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Bismi.

GERAK Syariah juga terhubung dengan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang bertujuan memperkuat kapasitas finansial masyarakat di berbagai daerah.

Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio, menilai penguatan literasi keuangan syariah dapat berdampak pada kesejahteraan warga. Ia menyebut pengetahuan yang baik mendorong pemanfaatan layanan keuangan untuk aktivitas produktif, termasuk pengembangan usaha mikro dan kecil.

“Dengan literasi yang baik, masyarakat bisa memanfaatkan keuangan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi,” kata Asrun.

Dalam pelaksanaannya, OJK menggandeng sejumlah pihak, antara lain Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sultra, serta pelaku industri jasa keuangan syariah. Rangkaian edukasi dirancang menyasar mahasiswa, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum, dengan total peserta sekitar 250 orang.

Salah satu sesi yang digelar adalah lomba cerdas cermat keuangan syariah yang diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kendari, seperti Universitas Halu Oleo, Universitas Muhammadiyah Kendari, IAIN Kendari, dan STIE 66 Kendari.

Selain itu, terdapat diskusi bertajuk KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah) yang dikemas dalam format podcast edukatif bersama Radio Republik Indonesia Kendari. Topik yang dibahas mencakup perkembangan ekonomi syariah serta pentingnya pemahaman keuangan di tengah masyarakat.

Pendekatan berbasis nilai juga dihadirkan melalui sesi dakwah keuangan syariah yang mengajak peserta menerapkan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam pengelolaan keuangan sehari-hari.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, OJK berharap pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah meningkat dan diikuti dengan pemanfaatan layanan keuangan syariah yang lebih luas di berbagai sektor ekonomi.