BERITA TERKINI
OJK Siapkan 8 Aksi Reformasi untuk Perkuat Integritas Pasar Modal

OJK Siapkan 8 Aksi Reformasi untuk Perkuat Integritas Pasar Modal

Jakarta, CNBC Indonesia — CNBC Indonesia menggelar Market Outlook 2026 bertema “Capital Market Reform: Integrity and Credibility” sebagai forum untuk membaca arah pasar serta peluang pertumbuhan baru. Acara ini menghadirkan perspektif regulator, pengambil kebijakan, dan pelaku utama industri investasi.

Dalam forum tersebut, Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan komitmen reformasi bursa saham Indonesia. Reformasi ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan likuiditas, sekaligus mendorong kepercayaan investor.

OJK menilai upaya reformasi juga perlu mempertimbangkan tantangan eksternal, termasuk gejolak geopolitik di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat ke Iran. Gejolak perang dinilai berpotensi memengaruhi rantai pasok minyak mentah dunia, yang pada gilirannya dapat berdampak pada ekonomi dan pasar keuangan Indonesia sehingga perlu diantisipasi.

Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, penguatan tata kelola pasar modal diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat daya tarik bursa saham Indonesia.

Untuk mempercepat reformasi integritas pasar modal Indonesia, OJK menyiapkan delapan rencana aksi, yakni kebijakan baru terkait free float, transparansi ultimate beneficial owner (UBO), penguatan data kepemilikan saham, demutualisasi bursa efek, penegakan peraturan dan sanksi, penguatan tata kelola emiten, pendalaman pasar secara terintegrasi, serta kolaborasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan.

Selengkapnya disampaikan dalam Market Outlook 2026, CNBC Indonesia, Selasa (03/03/2026).