Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Jawa Timur, bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menggelar kegiatan literasi keuangan yang menyasar 1.000 anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah tersebut.
Kepala OJK Malang Farid Faletehan mengatakan kegiatan ini sejalan dengan prioritas OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada kelompok rentan. Menurutnya, pembekalan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk memberikan pemahaman dasar pengelolaan keuangan yang bermanfaat bagi masa depan peserta.
Farid juga menyampaikan harapannya agar para peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu memanfaatkan pengetahuan keuangan sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih berdaya.
Literasi keuangan bagi seribu anak yatim dan dhuafa itu dikemas dalam rangkaian “Gebyar Malam Lailatul Qadar”. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa, Ketua Baznas Kota Malang Kasuwi Saiban, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program GERAK Syariah atau Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah OJK Malang, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah bagi generasi muda, khususnya dari kelompok rentan.
Rangkaian acara diawali dengan edukasi keuangan syariah dari OJK Malang. Para peserta dikenalkan dengan tugas dan fungsi OJK, pengelolaan keuangan sederhana, serta pengenalan produk keuangan syariah.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang turut memberikan edukasi bertema Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Sementara itu, Bank Jatim Syariah sebagai perwakilan pelaku usaha jasa keuangan menyampaikan materi terkait produk keuangan syariah, antara lain Tabungan Santri dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).
Kepala Baznas Kota Malang Kasuwi Saiban menyebut terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap acara itu dapat menjadi penyemangat dan penguat harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan Pemerintah Kota Malang berkomitmen memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi agar generasi muda terus bertumbuh, belajar, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

