BERITA TERKINI
OJK Cermati Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Risiko Asuransi Umum

OJK Cermati Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Risiko Asuransi Umum

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai ketegangan geopolitik global berpotensi meningkatkan risiko pada industri asuransi umum. Situasi antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran disebut menjadi perhatian serius bagi pengawas sektor jasa keuangan di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan peningkatan risiko dapat muncul melalui kenaikan biaya logistik, gangguan rantai pasok, serta volatilitas harga energi. Faktor-faktor tersebut dinilai dapat menekan stabilitas ekonomi global dan mulai berdampak pada berbagai lini usaha asuransi di dalam negeri.

Menurut Ogi, beberapa lini usaha diperkirakan relatif lebih terdampak seiring meningkatnya eksposur risiko pada perdagangan dan transportasi global. “Lini usaha yang relatif lebih terdampak antara lain marine cargo, property, dan energy on-shore, seiring meningkatnya eksposur risiko pada perdagangan dan transportasi global,” ujarnya dalam lembar jawaban RDK OJK Februari 2026.

OJK juga mengingatkan gejolak global dapat mendorong penyesuaian nilai premi asuransi ke depan, terutama pada lini bisnis yang memiliki eksposur pasar internasional yang luas. Salah satu pemicunya adalah penyesuaian harga reasuransi di tingkat global, seiring meningkatnya persepsi risiko.

Meski demikian, OJK menegaskan penyesuaian tarif premi umumnya tidak dilakukan secara mendadak. “Namun demikian, penyesuaian premi umumnya dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi pasar dan prinsip kehati-hatian underwriting,” kata Ogi.

OJK menyatakan terus berkoordinasi dengan pelaku industri asuransi umum untuk menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan, dengan tujuan menjaga stabilitas industri di tengah ketidakpastian global.