BERITA TERKINI
OJK Bali Rampungkan 11.922 Edukasi Keuangan pada 2025, Jangkau 925.692 Peserta

OJK Bali Rampungkan 11.922 Edukasi Keuangan pada 2025, Jangkau 925.692 Peserta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali merampungkan 11.922 kegiatan edukasi keuangan sepanjang 2025. Program tersebut menjangkau sekitar 925.692 peserta dari berbagai segmen masyarakat, mulai dari pelajar, pelaku UMKM, hingga komunitas.

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, dari total kegiatan tersebut, OJK secara langsung melaksanakan 10.276 kegiatan. Kegiatan ini menjangkau lebih dari 91.554 orang serta 286.299 orang melalui media sosial.

Selain pelaksanaan langsung oleh OJK, lembaga jasa keuangan melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) menyelenggarakan 1.646 kegiatan dengan jangkauan 834.138 peserta.

Penguatan inklusi keuangan juga dilakukan melalui sinergi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Sepanjang 2025, TPAKD menyelenggarakan 845 kegiatan dengan 75.782 peserta, mencakup program pembiayaan sektor prioritas hingga inklusi pasar modal.

Di sisi perlindungan konsumen, OJK Bali menerima 784 pengaduan sepanjang 2025. Mayoritas pengaduan berasal dari sektor fintech peer-to-peer lending sebanyak 345 pengaduan dan perbankan 262 pengaduan. Dari total pengaduan tersebut, 705 pengaduan telah diselesaikan.

Permasalahan yang paling banyak dilaporkan terkait perilaku petugas penagihan dengan 219 pengaduan, serta kasus fraud eksternal dan SLIK sebanyak 82 pengaduan.

OJK juga mencatat layanan penarikan data iDeb SLIK mencapai 11.905 permintaan, baik secara online maupun walk-in, atau meningkat 23,62% secara tahunan. OJK mengingatkan masyarakat untuk memastikan produk keuangan yang dipilih legal dan logis guna menghindari investasi ilegal.