Liverpool FC (LFC) mengumumkan hasil keuangan untuk musim 2024-25, periode yang ditandai oleh rekor pertumbuhan pendapatan bersamaan dengan keberhasilan tim putra menjuarai Liga Premier untuk kedua kalinya dalam lima tahun. Namun, klub juga mencatat kenaikan biaya administrasi yang signifikan, terutama dipicu oleh peningkatan biaya kepegawaian.
Dalam laporan tersebut, biaya administrasi naik £42 juta menjadi £428 juta. Sejumlah kategori biaya lain juga mengalami pertumbuhan dua digit dalam beberapa tahun terakhir, yang disebut berdampak pada pengembalian marjinal dari operasi inti seperti pendapatan hari pertandingan (matchday).
Dari sisi pendapatan, peningkatan terbesar datang dari pendapatan media. Kenaikan ini sejalan dengan pencapaian tim putra yang melaju hingga babak 16 besar Liga Champions, dibandingkan musim sebelumnya yang berakhir di perempat final Liga Europa.
Musim 2024-25 juga menjadi periode penuh pertama pengoperasian Anfield Road Stand yang baru. Hal ini turut mendukung peningkatan pendapatan hari pertandingan, di samping performa di lapangan yang berujung pada gelar Liga Premier.
Pendapatan komersial LFC dilaporkan terus meningkat, didorong pertumbuhan kemitraan, ritel, serta acara non-pertandingan. Klub menyebut konser di Anfield yang menampilkan Taylor Swift dan P!NK sebagai bagian dari aktivitas non-matchday yang berkontribusi.
Sepanjang musim, LFC menandatangani kemitraan baru dengan Japan Airlines, Engelbert Strauss, Lucozade, dan Husqvarna. Klub juga menyepakati dua perpanjangan kerja sama, termasuk pembaruan 10 tahun dengan Carlsberg yang memperpanjang kemitraan tersebut menjadi total 42 tahun, yang disebut sebagai kemitraan terlama di Liga Premier.
Di sektor ritel dan e-commerce, pendapatan juga meningkat. Aplikasi resmi LFC Store disebut menyumbang hampir seperempat dari seluruh pendapatan e-commerce, dengan kenaikan 15% pengguna mingguan aktif.
Klub turut melaporkan capaian di ranah digital. LFC kembali dinobatkan sebagai klub Liga Premier dengan keterlibatan tertinggi, mencatat 1,7 miliar keterlibatan penggemar di media sosial selama periode pelaporan. Menurut Blinkfire Analytics, momen gelar liga ke-20 menjadi hari dengan keterlibatan tertinggi sepanjang masa bagi klub, dengan lebih dari 62 juta keterlibatan di seluruh kanal media sosial dalam 24 jam.
Selain itu, LFC disebut sebagai klub Liga Premier yang paling banyak ditonton selama musim 2024-25 di semua kompetisi. Berdasarkan data Nielsen, klub mencatat penonton TV global kumulatif lebih dari 588 juta. LFC juga mencatat total 87 juta kunjungan ke Liverpoolfc.com sepanjang kampanye, serta melampaui 200 juta pengikut media sosial di seluruh akun global dan internasional, termasuk 50 juta di Facebook, 47 juta di Instagram, dan 25 juta di TikTok.
Dalam aspek sosial, klub menyatakan melanjutkan komitmen komunitasnya. LFC Foundation dilaporkan mendukung lebih dari 145.000 orang, menghasilkan penghematan perawatan kesehatan lebih dari £48 juta di Wilayah Kota Liverpool dan sekitarnya, serta berkontribusi £7 juta bagi ekonomi lokal. Yayasan itu juga disebut menciptakan nilai sosial lebih dari £80 juta, dengan pengembalian nilai sosial sebesar £10,28 untuk setiap £1 yang dibelanjakan.
Melalui program Red Neighbors, LFC Foundation juga menyalurkan hamper makanan senilai lebih dari £500.000, menyediakan tur stadion dan pengalaman pertandingan, serta mendukung pengiriman 1.000 makanan gratis per minggu di komunitas.
Chief financial officer LFC, Jenny Beacham, mengatakan klub berupaya menjalankan operasional yang berkelanjutan secara finansial, menumbuhkan aliran pendapatan, dan memperkuat dukungan di luar lapangan untuk mendorong kesuksesan di dalamnya. Ia menyebut musim 2024-25 sebagai contoh ketika rekor pendapatan berjalan seiring dengan gelar liga ke-20.
Beacham menambahkan, tantangan ke depan adalah melanjutkan pertumbuhan melalui penguatan portofolio kemitraan dan penawaran ritel, sekaligus terus mendiversifikasi fokus untuk melayani basis penggemar global. Ia juga menyoroti adanya tekanan biaya yang besar, termasuk kenaikan biaya administrasi, kepegawaian, dan operasional, serta kebutuhan untuk bersaing di level tertinggi untuk tim pria dan wanita.
Menurutnya, setelah periode pelaporan tersebut klub telah berinvestasi signifikan untuk memperkuat skuad, sebagai investasi bagi masa kini dan masa depan klub. Ia juga menegaskan kebanggaan klub terhadap kerja komunitas melalui LFC Foundation serta program keberlanjutan The Red Way, dan menyatakan komitmen untuk beroperasi sesuai aturan dan regulasi keuangan sepak bola.

