BERITA TERKINI
KWEBS Surabaya Gelar Gebyar Amal Ramadan, Beri Santunan dan Edukasi Keuangan untuk Anak Panti

KWEBS Surabaya Gelar Gebyar Amal Ramadan, Beri Santunan dan Edukasi Keuangan untuk Anak Panti

Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEBS) menggelar kegiatan Gebyar Amal Ramadan 1447 H bertajuk “Berbagi dan Literasi” dengan menyasar anak-anak panti asuhan di Surabaya. Program ini menggabungkan penyaluran bantuan dengan edukasi pengelolaan keuangan dasar yang dikemas secara menyenangkan.

KWEBS menyebut literasi keuangan pada anak usia sekolah masih menjadi tantangan. Berdasarkan data survei nasional, pemahaman konsep dasar keuangan baru mencapai sekitar 30 persen pada anak SD, sementara pada anak SMP berada di angka 50 persen.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 anak dari tiga panti asuhan menerima santunan sekaligus edukasi keuangan. Tiga lokasi yang menjadi sasaran ialah Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah di Jalan Gemol IC, Panti Asuhan Al Muniroh di Jalan Pakis Tirtosari XV, serta Panti Asuhan Al Ikhsan di Jalan Simo Sidomulyo 5.

Bantuan yang disalurkan meliputi hampers, uang saku, sembako, serta donasi tunai untuk mendukung operasional panti asuhan.

Program ini turut didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelaksana Tugas Divisi Kehumasan LPS, Rhein Valleno, menyatakan momentum Ramadan dinilai tepat untuk memperkuat silaturahmi melalui aksi nyata. “Acara ini didukung penuh LPS untuk mengenalkan tugas kami menjamin simpanan masyarakat di bank sesuai amanat UU P2SK,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Perwakilan OJK, Anugerah Rakhman, mengatakan edukasi tersebut sejalan dengan program Gerak Syariah 2026. Menurutnya, edukasi sederhana kepada anak panti menjadi langkah awal menanamkan kesadaran finansial agar mereka dapat lebih bijak mengelola keuangan di masa depan.

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan dukungan sejumlah korporasi, di antaranya Bank Jatim, PLN, Sinergi Gula Nusantara (SGN), Kino, Pertamina, Kalbe Farma, Telkomsel, Bogasari, dan PGN.

Ketua Panti Asuhan Al Muniroh, HM Imam Mawardi, mengapresiasi metode edukasi yang disampaikan melalui permainan ringan. Ia menilai cara tersebut membuat anak-anak antusias dan materi lebih mudah dipahami. Menurutnya, pengetahuan keuangan menjadi bekal penting bagi kemandirian anak-anak di kemudian hari.