Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEBS) menggelar kegiatan literasi keuangan yang dipadukan dengan aksi sosial bagi anak-anak panti asuhan di Surabaya. Program bertajuk Gebyar Amal Ramadan itu dilaksanakan dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah dan dikemas melalui konsep “Berbagi dan Literasi”.
Kegiatan ini digelar di tengah catatan rendahnya pemahaman keuangan pada anak usia sekolah. Berdasarkan survei 2020, pemahaman dasar keuangan pada siswa sekolah dasar disebut baru sekitar 30 persen, mencakup pengenalan uang dan konsep menabung. Sementara pada tingkat sekolah menengah pertama, pemahaman dasar keuangan tercatat sekitar 50 persen, meliputi pengetahuan tentang uang, tabungan, hingga investasi sederhana.
Dalam kegiatan tersebut, KWEBS menyalurkan bantuan kepada sekitar 100 anak dari tiga panti asuhan, yakni Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah, Panti Asuhan Al Muniroh, dan Panti Asuhan Al Ikhsan. Bantuan yang diberikan berupa hampers untuk anak-anak panti, uang saku, paket sembako, serta dukungan dana bagi pengelola panti asuhan.
Ketua panitia menyampaikan kegiatan ini terlaksana berkat dukungan sejumlah perusahaan dan lembaga yang turut berpartisipasi dalam program sosial Ramadan tersebut. Dukungan disebut datang dari Bank Jatim, YBM PLN, Sinergi Gula Nusantara (SGN), Kino, Pertamina, Kalbe Farma, Telkomsel, Bogasari, PGN (Gaskita), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pelaksana Tugas Divisi Kehumasan LPS, Rhein Valleno, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan Ramadan. Ia menyebut LPS mendukung kegiatan itu karena sejalan dengan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sistem keuangan dan pentingnya menabung di lembaga perbankan.
“LPS merupakan lembaga yang bertugas menjamin simpanan masyarakat di bank apabila bank tersebut dicabut izin usahanya. Tugas ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan,” ujar Rhein.
Rhein juga mengapresiasi KWEBS yang menginisiasi kegiatan Safari Ramadan serta melibatkan berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam kegiatan sosial dan edukasi. “Semoga sinergisitas antara LPS dan rekan-rekan media di Surabaya dapat terus terjalin dengan baik ke depannya,” katanya.
Dari OJK, Anugerah Rakhman menilai kegiatan Safari Ramadan ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan literasi keuangan di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan sosial yang disertai edukasi keuangan memberi manfaat ganda, baik dari sisi spiritual maupun peningkatan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang sehat.
“Melalui program Gerak Syariah 2026, OJK terus mendorong masyarakat agar lebih memahami pengelolaan keuangan secara bijak, khususnya dalam memanfaatkan layanan keuangan syariah,” ujarnya. Ia berharap edukasi sederhana yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan dapat menjadi langkah awal menanamkan kesadaran finansial sejak dini.
Dukungan juga datang dari kalangan industri. Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari, Rudianto Pangaribuan, mengapresiasi kegiatan yang digagas KWEBS. Ia menyebut santunan bagi anak yatim di bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. “Kami berterima kasih karena Bogasari dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” katanya.
Apresiasi turut disampaikan pengelola panti asuhan. Ketua Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah, Akhiyat, menyatakan senang atas kepedulian komunitas wartawan terhadap anak-anak panti. “Tidak hanya memberikan donasi, tetapi juga memberikan edukasi literasi keuangan yang sangat dibutuhkan anak-anak,” ujarnya.
Ketua Panti Asuhan Al Muniroh, HM Imam Mawardi, menilai konsep “Berbagi dan Literasi” bermanfaat bagi anak-anak panti. Ia menekankan pentingnya pemahaman pengelolaan keuangan sebagai bekal masa depan, meski anak-anak belum memiliki rekening bank. Ia juga menyebut penyampaian materi dilakukan melalui permainan sehingga lebih mudah dipahami.
Melalui perpaduan kegiatan sosial, keagamaan, dan edukasi keuangan, program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung gerakan peningkatan literasi keuangan. KWEBS bersama lembaga keuangan dan dunia usaha berharap kolaborasi semacam ini dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.