BERITA TERKINI
KWEBS Gelar Gebyar Amal Ramadan di Tiga Panti Asuhan Surabaya, Sertakan Edukasi Literasi Keuangan

KWEBS Gelar Gebyar Amal Ramadan di Tiga Panti Asuhan Surabaya, Sertakan Edukasi Literasi Keuangan

Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEBS) kembali menggelar kegiatan “Gebyar Amal Ramadan” pada Ramadan 1447 H. Memasuki tahun keenam pelaksanaan, program ini menyasar tiga panti asuhan di Surabaya sebagai penerima manfaat, yakni Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah di Jalan Gemol IC, Panti Asuhan Al Muniroh di Jalan Pakis Tirtosari XV No. 27, serta Panti Asuhan Al Ikhsan di Jalan Simo Sidomulyo 5 Petemon.

Pada kegiatan kali ini, KWEBS mengusung konsep “Berbagi dan Literasi” yang memadukan santunan dengan edukasi literasi keuangan. Program tersebut menyasar 100 anak di tiga panti asuhan. Bantuan yang disalurkan meliputi hampers untuk anak panti, uang saku, sembako, serta bantuan dana untuk panti asuhan.

Untuk merealisasikan kegiatan, KWEBS mendapat dukungan dari sejumlah korporasi dan instansi, di antaranya Bank Jatim, PLN melalui YBM PLN, Sinergi Gula Nusantara (SGN), Kino, Pertamina, Kalbe Farma, Telkomsel, Bogasari, PGN (Gaskita), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), EIGER, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pelaksana Tugas Divisi Kehumasan LPS, Rhein Valleno, menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menggalang amal kebaikan di tiga panti asuhan penerima manfaat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KWEBS yang mengundang LPS untuk berkolaborasi dalam rangkaian Safari Ramadan.

Rhein menambahkan, dukungan LPS diberikan sebagai bagian dari peran lembaga tersebut dalam menjalankan tugas penjaminan simpanan masyarakat sesuai amanat Undang-Undang LPS, yakni UU No. 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan, serta UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Sementara itu, perwakilan OJK Anugerah Rakhman menilai Safari Ramadan KWEBS 1447 H menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesadaran literasi keuangan di masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti buka bersama, santunan anak yatim, dan edukasi keuangan diharapkan memberi manfaat tidak hanya secara spiritual, tetapi juga menambah pengetahuan bagi penerima manfaat.

Anugerah juga menyebut penyertaan edukasi keuangan sejalan dengan semangat OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Ia merujuk pada program Gerak Syariah 2026 yang mendorong masyarakat memahami pengelolaan keuangan yang sehat, bijak menggunakan layanan keuangan—khususnya syariah—serta mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik. Edukasi sederhana yang diberikan kepada anak panti asuhan, menurutnya, diharapkan menjadi langkah awal menanamkan kesadaran finansial sejak dini.

Dari pihak panti asuhan, Ketua Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Akhiyat, S.Pd.I mengaku senang atas kehadiran dan dukungan KWEBS. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menghadirkan donasi, tetapi juga tambahan literasi keuangan yang dibutuhkan anak-anak.

Ketua Panti Asuhan Al Muniroh HM. Imam Mawardi, S.Pd.I juga menyambut baik konsep berbagi dan literasi yang dijalankan KWEBS. Ia menyebut edukasi keuangan tetap penting meski sebagian anak panti belum memiliki rekening, karena dapat menjadi bekal di masa depan. Menurutnya, anak-anak antusias karena materi disampaikan melalui permainan yang ringan namun mudah dipahami.

Partisipasi juga datang dari PLN. General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM), Ika Sudarmaja, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIT JBM, menyatakan dukungan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen PLN untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, khususnya kepada anak yatim dan kaum duafa.