Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEB) menggelar kegiatan “Gebyar Amal Ramadhan” melalui program “Berbagi dan Literasi” di tiga panti asuhan di Kota Surabaya, Sabtu (14/3). Kegiatan ini memadukan santunan untuk anak-anak panti dengan edukasi literasi keuangan.
Dalam kegiatan tersebut, KWEB memberikan santunan kepada 100 anak sekaligus menyampaikan edukasi dasar pengelolaan keuangan. Program ini digelar dengan latar masih rendahnya tingkat literasi keuangan anak usia SD dan SMP di Indonesia. Berdasarkan survei 2020, disebutkan hanya 30 persen anak SD dan 50 persen anak SMP yang memiliki pemahaman dasar keuangan.
Tiga panti asuhan yang dikunjungi yakni Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah, Panti Asuhan Al Muniroh, dan Panti Asuhan Al Ikhsan. Bantuan yang disalurkan berupa hampers, uang saku, sembako, serta dana untuk panti asuhan.
Kegiatan ini didukung sejumlah korporasi dan instansi, antara lain Bank Jatim, PLN (YBM PLN), Sinergi Gula Nusantara (SGN), Kino, Pertamina, Kalbe Farma, Telkomsel, Bogasari, PGN (gaskita), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan EIGER.
Plt. Divisi Kehumasan LPS, Rhein Valleno, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menyempurnakan ibadah di bulan Ramadan. Ia juga menjelaskan tugas LPS sesuai undang-undang yang berlaku serta berharap sinergi dengan KWEB dapat terus terjaga.
Perwakilan OJK, Anugerah Rakhman, mengatakan kegiatan ini sejalan dengan upaya OJK meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui Gerak Syariah 2026. Edukasi yang diberikan diharapkan menjadi langkah awal menanamkan kesadaran finansial sejak dini.
Rudianto Pangaribuan, Public Relation PT Indofood Tbk Divisi Bogasari, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian kemanusiaan. Sementara itu, Ketua Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Akhiyat, S.Pd.I, dan Ketua Panti Asuhan Al Muniroh HM. Imam Mawardi, S.Pd.I, menyambut baik konsep kegiatan yang tidak hanya menyalurkan donasi, tetapi juga memberikan pengetahuan keuangan bagi anak-anak. Edukasi disampaikan dengan cara yang menyenangkan melalui permainan.
Melalui kolaborasi komunitas, media, serta lembaga keuangan, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, sehingga mendorong masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.