BERITA TERKINI
Kunjungan Akademik ke LKY School Singapura, Mahasiswa Magister STIA LAN Dalami Perancangan Kebijakan Berbasis Bukti

Kunjungan Akademik ke LKY School Singapura, Mahasiswa Magister STIA LAN Dalami Perancangan Kebijakan Berbasis Bukti

Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP) dikenal sebagai salah satu sekolah kebijakan publik berpengaruh di Asia dan memiliki reputasi internasional dalam pengembangan pemikiran kebijakan, kepemimpinan publik, serta tata kelola pemerintahan modern. Meski secara formal berdiri pada 2004 dan bukan yang tertua di Asia, LKYSPP kerap dipandang sebagai rujukan dalam membentuk pemimpin sektor publik dan analis kebijakan yang berorientasi pada solusi nyata berbasis bukti.

Dari perspektif Program Studi Magister Politeknik STIA LAN Jakarta, kunjungan akademik ke LKYSPP menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang relevan untuk penguatan kapasitas aparatur negara. Mahasiswa magister yang sebagian besar berlatar praktisi pemerintahan memperoleh gambaran langsung mengenai bagaimana kebijakan publik dirancang secara strategis, diimplementasikan secara konsisten, serta dievaluasi secara terukur untuk menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam sesi pemaparan dan diskusi, LKYSPP menekankan pendekatan policy design yang mengintegrasikan analisis data, pemahaman konteks sosial, dan kepemimpinan publik yang adaptif. Model pembelajaran berbasis studi kasus nyata—terutama dari pengalaman Singapura dan negara-negara Asia lainnya—memberikan contoh konkret tentang kebijakan publik sebagai instrumen perubahan, bukan sekadar dokumen administratif.

Salah satu perhatian utama dalam pembelajaran tersebut adalah peran LKYSPP dalam membentuk kultur pemerintahan Singapura yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil. Sekolah ini tidak hanya menyiapkan analis kebijakan, tetapi juga menanamkan nilai integritas, akuntabilitas, serta dorongan kuat untuk melayani publik kepada para lulusannya.

Bagi mahasiswa magister Politeknik STIA LAN Jakarta, pengalaman ini memperkaya pemahaman mengenai pentingnya perubahan budaya birokrasi sebagai fondasi peningkatan kualitas layanan publik. Praktik kebijakan di Singapura menunjukkan bahwa reformasi administrasi tidak cukup hanya melalui regulasi, melainkan perlu diikuti penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, kepemimpinan yang visioner, serta sistem kerja yang mendukung inovasi pelayanan.

Kunjungan akademik tersebut juga mendorong refleksi kritis bagi Program Studi Magister Politeknik STIA LAN Jakarta untuk memperkuat kurikulum dan pendekatan pembelajaran. Sejumlah nilai yang dipelajari di LKYSPP—seperti evidence-based policymaking, kolaborasi lintas sektor, dan orientasi pada kepentingan publik—dipandang dapat menjadi referensi untuk diterapkan dengan penyesuaian pada konteks pemerintahan Indonesia.

Melalui kegiatan PkM Internasional ini, Politeknik STIA LAN Jakarta menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan magister yang tidak hanya memahami teori administrasi dan kebijakan publik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis untuk mendorong perubahan positif pada tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas layanan publik di Indonesia.