BERITA TERKINI
IHSG Sesi I Turun 1,28% ke 8.876, Tertekan Saham Grup Prajogo; LMPI dan YPAS Sentuh ARA

IHSG Sesi I Turun 1,28% ke 8.876, Tertekan Saham Grup Prajogo; LMPI dan YPAS Sentuh ARA

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan sesi I perdagangan Jumat (23/1/2026) melemah 115 poin atau 1,28% ke level 8.876. Sepanjang sesi, IHSG bergerak pada rentang 8.837–9.039 dengan nilai transaksi mencapai Rp 17,93 triliun.

Pelemahan IHSG pada sesi I dipicu tekanan pada saham-saham emiten yang terkait Prajogo Pangestu. Saham PTRO turun 14,39% ke Rp 9.225, BRPT melemah 8,73% ke Rp 2.510, dan BREN turun 4,21% ke Rp 9.100.

Tekanan juga datang dari pergerakan sektor, di mana hampir seluruh sektor saham tercatat melemah, kecuali sektor kesehatan.

Di tengah tekanan pasar, penahan penurunan indeks disebut datang dari penguatan saham-saham yang terafiliasi dengan Boy Thohir, yakni ADMR, MDKA, EMAS, dan AADI. Penguatan juga didukung oleh saham MORA.

Meski IHSG turun, sejumlah saham justru mencatat kenaikan tajam dan menyentuh auto reject atas (ARA). Saham LMPI naik 34,67% menjadi Rp 202 dan YPAS menguat 24,58% menjadi Rp 735. Selain itu, beberapa saham lain turut melesat meski tidak disebut menyentuh ARA, antara lain KUAS naik 29,07% menjadi Rp 111, INAI naik 23,36% menjadi Rp 264, LPCK naik 22,70% menjadi Rp 1.000, serta SKLT menguat 22,97% menjadi Rp 364.

Sehari sebelumnya, IHSG ditutup melemah 18,15 poin atau 0,20% ke level 8.992. Pada perdagangan tersebut, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,32 triliun, dengan net sell terbesar terjadi pada saham BBCA sebesar Rp 959,34 miliar.

Pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin dipicu penurunan sejumlah sektor, antara lain sektor energi turun 1,86%, industri 0,97%, material dasar 0,88%, konsumer primer 0,81%, dan teknologi 1,70%. Sementara itu, penguatan tercatat pada sektor konsumer non primer, infrastruktur, dan properti.

Meski indeks melemah pada perdagangan sebelumnya, beberapa saham mencatat penguatan harga, di antaranya LAJU melesat 34,67% menjadi Rp 101, DAAZ naik 24,86% menjadi Rp 4.570, ASGR naik 24,71% menjadi Rp 1.590, LPCK naik 24,43% menjadi Rp 815, PUDPP naik 24,55% menjadi Rp 685, serta AIMS menguat 24,43% menjadi Rp 815.

Auto reject atas juga terjadi pada RMKO yang naik 24,77% menjadi Rp 1.385, UANG naik 20% menjadi Rp 7.500, dan PGUN naik 19,87% menjadi Rp 13.725. Sementara itu, saham LPKR naik 30,61% menjadi Rp 128 meski tidak disebut menyentuh ARA.