BERITA TERKINI
IHSG Naik 0,72% pada 18–20 Februari 2026, Ini 10 Saham Top Losers Sepekan

IHSG Naik 0,72% pada 18–20 Februari 2026, Ini 10 Saham Top Losers Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan 18–20 Februari 2026. Meski demikian, kenaikan IHSG dalam sepekan ini lebih kecil dibandingkan pekan sebelumnya. Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham mencatat penurunan tajam dan masuk daftar top losers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,72% ke level 8.271,76. Selama sepekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.376,19 dan terendah 8.227,45. Sebagai perbandingan, pada pekan lalu IHSG naik 3,49% dan ditutup di posisi 8.212,27.

Kapitalisasi pasar BEI turut meningkat 0,35% menjadi Rp 14.941 triliun, dari Rp 14.889 triliun pada pekan sebelumnya. Aktivitas perdagangan juga menguat, tercermin dari volume transaksi yang naik 3,87% menjadi 46,99 miliar saham, dibandingkan 45,24 miliar saham pada pekan lalu.

Nilai transaksi harian saham bertambah 3,02% menjadi Rp 23,89 triliun dari Rp 23,19 triliun. Sementara total frekuensi perdagangan naik 2,51% menjadi 3,06 juta transaksi, dari 2,73 juta transaksi pada pekan sebelumnya.

Dari sisi investor asing, tercatat pembelian bersih saham senilai Rp 2,07 triliun pada pekan ini. Kondisi tersebut berbalik arah dibandingkan pekan sebelumnya ketika investor asing membukukan penjualan bersih Rp 5,47 triliun.

Di antara saham-saham yang melemah, PT Hillcon Tbk (HILL) memimpin koreksi dengan penurunan 27,50% dalam sepekan. Penurunan besar juga dialami PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) dan PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO).

Berikut daftar 10 saham top losers pada periode 18–20 Februari 2026:

1. PT Hillcon Tbk (HILL) turun 27,50% menjadi Rp 58 per saham dari Rp 80.

2. PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) turun 24,44% menjadi Rp 680 per saham dari Rp 900.

3. PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) turun 23,25% menjadi Rp 6.025 per saham dari Rp 7.850.

4. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 18,59% menjadi Rp 127 per saham dari Rp 156.

5. PT Link Net Tbk (LINK) turun 15,77% menjadi Rp 2.350 per saham dari Rp 2.790.

6. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) turun 14,17% menjadi Rp 442 per saham dari Rp 515.

7. PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) turun 12,87% menjadi Rp 11.175 per saham dari Rp 12.825.

8. PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) turun 11,39% menjadi Rp 420 per saham dari Rp 474.

9. PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) turun 9,65% menjadi Rp 515 per saham dari Rp 570.

10. PT Rockfileds Properti Indonesia Tbk (ROCK) turun 9,60% menjadi Rp 2.730 per saham dari Rp 3.020.

Sebagai catatan, pada pekan 9–13 Februari 2026 IHSG mencatat lonjakan 3,49%. Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksono menyebut penguatan saat itu didorong sejumlah sentimen global dan domestik, termasuk perhatian investor terhadap langkah lanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) terkait reformasi pasar modal serta pemenuhan kriteria data MSCI.

Ia juga menyinggung rilis beberapa data ekonomi, seperti Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia yang bertumbuh, deflasi di China, serta ketahanan ekonomi Amerika Serikat setelah rilis data pekerjaan. Selain itu, harga emas naik tipis dalam sepekan dan rupiah menguat terhadap dolar AS. Menurutnya, investor juga cenderung melakukan aksi ambil untung menjelang libur panjang Imlek.