BERITA TERKINI
Hutama Karya Teken Fasilitas Kredit Sindikasi Rp13,645 Triliun untuk Tol Betung–Tempino–Jambi

Hutama Karya Teken Fasilitas Kredit Sindikasi Rp13,645 Triliun untuk Tol Betung–Tempino–Jambi

PT Hutama Karya (Persero) menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dari sindikasi perbankan untuk pembiayaan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi. Penandatanganan ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur pendanaan proyek agar pembangunan dapat berjalan berkesinambungan sesuai rencana.

Acara penandatanganan berlangsung pada Senin (23/02) di Ballroom HK Tower, Jakarta. Sejumlah pejabat hadir, antara lain Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian, Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Dedy Gunawan, serta perwakilan Kementerian Keuangan Farid Arif Wibowo dan Oscar Aries Dwina Aji Sayoga.

Hadir pula perwakilan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Hari Mochamad Rochim dan Dedy Herdiyanto, Kepala Bidang Investasi BPJT Terasia Mayangriani, serta perwakilan Danantara Asset Management. Dari pihak perbankan dan lembaga pembiayaan, turut hadir perwakilan Bank Mandiri, BRI, BSI, BCA, Bank Mega, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Hutama Karya diwakili antara lain oleh Direktur Utama Koentjoro, Wakil Direktur Sugeng Rochadi, Direktur Keuangan Eka Setya Adrianto, serta Direktur Operasi III Iwan Hermawan.

Nilai fasilitas pembiayaan yang ditandatangani mencapai Rp13.645 miliar. Fasilitas tersebut direalisasikan melalui skema sindikasi yang melibatkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Bank Central Asia Tbk, serta PT Bank Mega Tbk.

Dalam keterangan terpisah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan ruas Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi direncanakan memiliki panjang sekitar 170,73 kilometer. Ruas ini disebut sebagai koridor utama JTTS yang menghubungkan Betung di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, hingga Kota Jambi, serta diharapkan mengintegrasikan jaringan tol dari selatan hingga utara.

Mardiansyah menyebut keberadaan ruas tol tersebut diproyeksikan mengefisiensikan perjalanan. Mengacu pada kajian Core Indonesia (2024), penghematan waktu tempuh pada ruas ini diperkirakan sekitar 59,05%. Efisiensi itu diharapkan berdampak pada peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan transportasi.

Selain itu, ruas tol ini diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan aktivitas ekonomi setempat. Dengan struktur pendanaan yang dinilai semakin solid, pelaksanaan pembangunan diharapkan berjalan lebih konsisten sehingga manfaat ekonomi dan konektivitas dapat dirasakan secara bertahap.

Hutama Karya menyatakan komitmen untuk mengelola pendanaan secara prudent, transparan, dan akuntabel, serta memastikan pelaksanaan konstruksi mengedepankan mutu dan keselamatan. Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kerja sama sindikasi pembiayaan tersebut.