BERITA TERKINI
CNBC Indonesia Gelar Market Outlook 2026, Bahas Reformasi Pasar Modal dan Arah IHSG

CNBC Indonesia Gelar Market Outlook 2026, Bahas Reformasi Pasar Modal dan Arah IHSG

Jakarta—Ketidakpastian global, penyesuaian arah kebijakan domestik, serta transformasi struktur industri keuangan yang kian kompleks dinilai membentuk arah baru bagi pasar modal Indonesia. Dalam konteks tersebut, reformasi pasar modal tidak hanya menyangkut regulasi, tetapi juga tata kelola, perlindungan investor, dan penguatan kepercayaan publik sebagai prasyarat pertumbuhan jangka panjang.

Untuk memperdalam pembahasan, CNBC Indonesia akan menggelar Market Outlook 2026 bertema Capital Market Reform: Integrity and Credibility. Forum ini dirancang sebagai ruang strategis untuk membaca arah pasar dan peluang pertumbuhan baru, dengan menghadirkan perspektif regulator, pengambil kebijakan, serta pelaku utama industri investasi.

Rencananya, acara akan dibuka dengan keynote speech oleh Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. Panel sesi I dijadwalkan menghadirkan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, PJS Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, PJS Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik, serta Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat.

Panel sesi II akan diisi oleh Chief Investment Officer PT BRI Manajemen Investasi Herman Tjahjadi, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Yulius Bhayangkara, serta perwakilan Asosiasi Perwakilan Efek Indonesia (APEI).

Melalui paparan dan diskusi, Market Outlook 2026 disebutkan akan memberikan panduan bagi investor dalam menyusun strategi menghadapi 2026. Forum ini juga diarahkan untuk memperkuat kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap produk investasi yang ditawarkan di pasar.