Bursa saham Jepang dan Korea Selatan bangkit setelah sebelumnya tertekan oleh sentimen geopolitik menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Penguatan pasar pada perdagangan terbaru didorong oleh rilis data ekonomi AS yang dinilai positif dan membantu memulihkan sentimen investor.
Di Korea Selatan, indeks Kospi sempat melonjak hingga 12% ke level 5.695,64. Sementara itu, indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat naik hingga 4,1% ke posisi 56.441,13.
Dari AS, sektor jasa dilaporkan berekspansi pada Februari dengan laju tercepat sejak pertengahan 2022. Kinerja tersebut ditopang lonjakan pesanan baru dan aktivitas bisnis yang tetap kuat.
“Data ketenagakerjaan AS dan indeks non-manufaktur ISM mengonfirmasi kekuatan ekonomi sektor riil. Hal ini memberikan napas lega bagi pasar saham,” kata Takashi Ito, analis strategi senior di Nomura Securities.

