BERITA TERKINI
Bursa Asia Berpeluang Menguat Setelah Reli Saham Teknologi di Wall Street

Bursa Asia Berpeluang Menguat Setelah Reli Saham Teknologi di Wall Street

Bursa saham Asia diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini, mengikuti reli saham-saham teknologi di Wall Street yang membantu meredakan kekhawatiran investor mengenai dampak disrupsi kecerdasan buatan (AI).

Kontrak berjangka indeks saham mengindikasikan pembukaan yang solid di Sydney, Tokyo, dan Hong Kong. Di Amerika Serikat, rebound saham-saham perangkat lunak yang sebelumnya tertekan mendorong Nasdaq 100 naik 1,1%. Sementara itu, indeks S&P 500 juga menguat seiring perbaikan kepercayaan konsumen.

Di pasar lainnya, obligasi jangka pendek mencatat kinerja yang kurang memuaskan. Pada saat yang sama, harga emas dan minyak dunia kompak melemah.

Sentimen positif di sektor teknologi turut ditopang oleh lonjakan saham Advanced Micro Devices Inc (AMD) sekitar 9% setelah Meta Platforms Inc disebut berencana menggelontorkan miliaran dolar untuk membeli perangkat AMD.

Pergerakan pasar ini terjadi beberapa pekan setelah Anthropic PBC sempat memicu gejolak menyusul peluncuran alat yang memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan model bisnis konvensional di era AI. Namun kini, perusahaan rintisan tersebut menyatakan akan memperluas jangkauan chatbot Claude ke sektor-sektor baru.

Adam Crisafulli dari Vital Knowledge menilai Anthropic saat ini menekankan bahwa Claude dirancang untuk berintegrasi, bukan menggantikan sistem yang sudah ada.