Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menegaskan program Corporate Social Responsibility (CSR) tidak boleh berjalan tanpa arah dan harus menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi dengan prioritas daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan saat membuka Rapat Forum CSR di Ballroom Mandapa II Hotel Fugo, Samarinda, Senin (2/3/2026). Kegiatan itu dihadiri unsur DPRD, Polres, Bappedalitbangda, perbankan, pimpinan perusahaan, serta para camat se-Kabupaten Mahakam Ulu.
Dalam sambutannya, Angela menyampaikan pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Menurutnya, dunia usaha perlu hadir sebagai mitra strategis untuk mempercepat pencapaian target pembangunan.
“Pembangunan daerah yang berkelanjutan merupakan usaha kolektif yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk dunia usaha,” ujarnya.
Angela menjelaskan, Forum CSR menjadi ruang untuk menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan kebutuhan riil masyarakat serta arah pembangunan yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan daerah.
“Melalui forum ini, kita berharap program CSR dapat lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan semangat CSR sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 tentang pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena itu, perusahaan yang beroperasi di Mahakam Ulu diharapkan berkontribusi nyata dalam isu-isu strategis daerah.
Beberapa fokus yang disampaikan antara lain peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan, percepatan penurunan stunting, penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta pelestarian lingkungan hidup termasuk kawasan hutan tropis yang merupakan bagian dari Heart of Borneo.
“Oleh sebab itu sekali lagi ditegaskan bahwa CSR ini tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi harus diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Angela menambahkan, penyusunan program CSR perlu mengacu pada visi pembangunan daerah “Mahulu Melaju: Maju, Merata, dan Berkelanjutan.” Dunia usaha diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga turut membantu penyelesaian persoalan sosial dan lingkungan.
Ia berharap Forum CSR menjadi langkah konkret untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, akses layanan dasar yang lebih baik, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi di berbagai wilayah Mahakam Ulu.
“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah. Semoga forum ini menjadi langkah nyata memperkuat kemitraan pemerintah dan dunia usaha,” pungkasnya.
Sejumlah pejabat yang turut hadir antara lain Sekretaris Daerah Mahakam Ulu Stephanus Madang, Kapolres Mahakam Ulu AKBP Eko Alamsyah, Wakil Ketua I DPRD Nor Lili Bulan, Wakil Ketua II DPRD Desiderius Dalung Lasah, Ketua TP3D Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, Asisten III Setkab Mahakam Ulu Kristina Tening, Kepala Bappedalitbangda Yohanes Andy Abeh, Kepala DPU-PR Didik Subagya, serta pimpinan perbankan, perusahaan, dan anggota Forum CSR.

