PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan rebranding nama dan logo produk tabungan yang dikelola bersama PT Pos Indonesia (Persero), dari e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos. Langkah ini disebut sebagai strategi untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat pertumbuhan dana murah atau current account saving account (CASA).
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, rebranding tersebut dirancang untuk menjaring lebih banyak generasi muda agar bertransaksi melalui aplikasi Bale by BTN, termasuk lewat fitur cardless yang memanfaatkan jaringan Pos Indonesia hingga wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Produk e’Batarapos sendiri diluncurkan bersama Pos Indonesia pada 2005 dan kini diperkenalkan kembali sebagai Tabungan BTN Pos dengan pendekatan berbasis teknologi.
“Dengan rebranding ini, BTN dan Pos Indonesia berharap semakin banyak nasabah di daerah 3T dan generasi muda seperti Gen Z yang tertarik memanfaatkan transaksi perbankan dengan fitur cardless yang memudahkan transaksi,” ujar Nixon di Bandung, dikutip Senin, 12 Januari 2026.
BTN menegaskan rebranding ini tidak hanya menyangkut identitas, tetapi juga penguatan pendanaan ritel. Dalam satu tahun ke depan, perseroan menargetkan penghimpunan dana murah hingga Rp5 triliun seiring ekspansi layanan perbankan digital ke berbagai wilayah.
“Produk ini akan kita dorong secara agresif. Target kita jelas, menuju angka Rp5 triliun. Tabungan BTN Pos akan kita kampanyekan di daerah-daerah karena hampir di setiap kecamatan ada kantor pos yang lokasinya sangat strategis. Ini yang kita optimalkan,” kata Nixon.
Nixon menjelaskan, fitur cardless ditujukan untuk menggantikan transaksi konvensional di kantor pos yang sebelumnya mengharuskan nasabah membawa buku tabungan. Dengan skema baru, nasabah cukup menggunakan aplikasi Bale by BTN untuk melakukan transaksi di kantor pos di seluruh Indonesia.
Menurut BTN, jaringan kantor pos menjangkau wilayah yang belum tersentuh layanan BTN, sementara penggunaan ponsel pintar yang luas dinilai dapat mendukung kemudahan akses layanan perbankan. Hingga saat ini, BTN mencatat lebih dari 500 ribu nasabah e’Batarapos yang didukung hampir 3.000 outlet atau kantor pos di seluruh Indonesia.
BTN juga memaparkan alur transaksi cardless di kantor pos. Nasabah mengakses Bale by BTN, memilih menu cardless dan lokasi transaksi Pos Indonesia, memasukkan nominal transaksi, lalu memperoleh kode token. Setelah itu, nasabah dapat datang ke kantor pos untuk melakukan setor atau tarik tunai dengan menyampaikan kode token kepada petugas loket.
Selain perubahan nama, BTN dan Pos Indonesia memperkenalkan desain baru logo, buku tabungan, dan kartu debit Tabungan BTN Pos. Logo disebut memiliki filosofi transformasi menuju babak baru yang lebih modern melalui sinergi dua instansi, dengan penulisan dua huruf sejajar yang dimaknai sebagai kedudukan setara dalam kerja sama jangka panjang. Desain visual menggabungkan warna dynamic blue BTN dan delft blue Pos Indonesia, serta elemen sayap berwarna oranye yang diambil dari identitas Pos Indonesia.
“Kami berharap dapat lebih banyak mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produk dan layanan bersama Pos Indonesia, yang tidak hanya terbatas pada kerja sama di bidang funding,” ujar Nixon.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama Pos Indonesia Haris menekankan kolaborasi kedua BUMN tersebut telah berlangsung sejak awal dekade 1950-an. “Kalau dihitung, kerja sama Pos Indonesia dan BTN ini sudah berjalan sekitar 76 tahun. Dalam perjalanannya tentu ada pasang surut, ada perubahan produk, tapi semangat pelayanannya tetap sama. Dari Tabanas, Batara, Batara Pos, hingga hari ini kita rebranding menjadi Tabungan BTN Pos,” kata Haris.
Haris menyebut kekuatan Pos Indonesia berada pada jaringan fisik yang luas dan tingkat kepercayaan publik yang telah terbangun selama puluhan tahun. Ia juga menyampaikan peluncuran layanan cash in dan cash out yang memungkinkan nasabah BTN setor dan tarik tunai langsung di kantor pos.
Untuk memperkenalkan rebranding tersebut, BTN dan Pos Indonesia menggelar BTN x PosIND Festival 2026 di Kantor Pos Jakarta Lapangan Banteng dan Kantor Pos Graha Pos Bandung pada 5–9 Januari 2026. Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat menjadi nasabah Tabungan BTN Pos dengan menyimpan dana di BTN melalui transaksi menggunakan Bale by BTN di kantor pos.

