BlackRock memperingatkan bahwa lonjakan harga minyak hingga mencapai US$ 150 per barel berpotensi memicu resesi global. Menurut perusahaan tersebut, kenaikan harga energi ke level itu dapat memberi tekanan besar pada perekonomian dunia.
Peringatan ini menyoroti dampak yang bisa muncul apabila harga minyak terus meningkat, termasuk risiko melemahnya aktivitas ekonomi secara luas. BlackRock menilai, skenario minyak di kisaran US$ 150 per barel dapat menjadi pemicu resesi di berbagai negara.