BERITA TERKINI
Bitcoin Menguat ke US$89.850 Setelah Volatilitas Mereda, Pasar Tetap Waspada

Bitcoin Menguat ke US$89.850 Setelah Volatilitas Mereda, Pasar Tetap Waspada

Bitcoin (BTC) menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Dalam 24 jam terakhir, harga BTC tercatat naik 0,96% ke level US$89.850 atau sekitar Rp1.517.431.486, setelah sempat menyentuh puncak harian di US$90.574.

Pemulihan ini terjadi usai tekanan yang cukup dalam pada Rabu (21/1) siang, ketika BTC turun ke kisaran US$87.300–US$88.000. Pelemahan tersebut dipicu kekhawatiran pasar terkait potensi eskalasi tarif impor Amerika Serikat yang kembali mendorong sentimen risk-off pada aset berisiko, termasuk kripto.

Namun, kondisi berbalik pada sore hari setelah Presiden Donald Trump menyampaikan sikap de-eskalasi terkait isu Greenland dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Pernyataan itu dinilai menjadi katalis yang mendorong minat beli dan mengangkat harga BTC kembali ke atas level psikologis US$90.000.

Dari sisi struktur pasar, dominasi Bitcoin (BTC.D) berada di level 59,65%. Stabilnya dominasi ini menunjukkan BTC masih menjadi aset utama yang menyerap arus modal di pasar kripto, seiring kecenderungan investor bertahan pada aset berkapitalisasi terbesar di tengah ketidakpastian global.

Untuk pergerakan jangka pendek, BTC diperkirakan bergerak dalam rentang US$89.000 hingga US$91.500. Selama harga mampu bertahan di atas area support psikologis US$89.000, peluang pengujian kembali area resistance di sekitar US$91.500 masih terbuka. Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen makro global yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.