BERITA TERKINI
BEI Tutup Senin 23 Maret 2026, IHSG Kembali Diperdagangkan 25 Maret

BEI Tutup Senin 23 Maret 2026, IHSG Kembali Diperdagangkan 25 Maret

Pelaku pasar modal mempertanyakan apakah perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibuka pada Senin, 23 Maret 2026. Pertanyaan ini muncul karena periode libur nasional dan cuti bersama yang berdekatan pada paruh kedua Maret 2026.

Berdasarkan kalender resmi otoritas bursa, perdagangan tidak berlangsung pada Senin, 23 Maret 2026. Hari tersebut ditetapkan sebagai libur bursa dalam rangka cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak diperdagangkan pada tanggal tersebut.

Penutupan aktivitas bursa pada periode ini disebut menjadi salah satu rangkaian libur terpanjang sepanjang 2026. Libur terjadi karena dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan, yakni Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 H.

Rangkaian libur bursa dimulai pada Rabu, 18 Maret 2026, yang merupakan cuti bersama Nyepi, lalu berlanjut pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai hari raya Nyepi. Setelah itu, meski Jumat, 20 Maret 2026, merupakan hari kerja pada pekan normal, bursa tetap tutup karena memasuki rangkaian cuti bersama Lebaran.

Sementara itu, Hari Raya Idulfitri disebut jatuh pada Sabtu dan Minggu, 21–22 Maret 2026. Pemerintah kemudian menetapkan Senin, 23 Maret 2026, dan Selasa, 24 Maret 2026, sebagai cuti bersama tambahan. Selama periode tersebut, aktivitas perdagangan saham, kliring, dan penyelesaian transaksi di BEI ditiadakan.

Perdagangan saham di BEI dijadwalkan kembali berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026, dengan jam operasional normal.

Seiring berkurangnya hari perdagangan di Maret, pelaku pasar diimbau menyesuaikan strategi investasinya. Penutupan yang cukup panjang juga kerap diikuti volatilitas saat bursa kembali dibuka, sehingga pemantauan sentimen pasar selama libur dan pengelolaan likuiditas menjadi perhatian. Investor juga disarankan memastikan jadwal layanan operasional di perusahaan sekuritas masing-masing, mengingat biasanya terdapat penyesuaian layanan bantuan nasabah dan administrasi selama cuti bersama.