BERITA TERKINI
Usai Libur Lebaran, IHSG Diproyeksikan Bertahan di Kisaran 7.000 dengan Volatilitas Tinggi

Usai Libur Lebaran, IHSG Diproyeksikan Bertahan di Kisaran 7.000 dengan Volatilitas Tinggi

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak di kisaran level 7.000 setelah libur Lebaran, dengan potensi volatilitas yang tetap tinggi seiring meningkatnya tekanan dari sentimen global.

Branch Manager Panin Sekuritas, Elandry Pratama, menilai arah pergerakan IHSG usai libur panjang akan sangat bergantung pada dinamika global, terutama perkembangan tensi geopolitik serta arah kebijakan suku bunga.

Ia mengingatkan bahwa selama periode libur, pasar global tetap bertransaksi sementara perdagangan IHSG berhenti sementara. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya selisih harga (gap) ketika perdagangan di Bursa kembali dibuka.

Menurut Elandry, jika tensi geopolitik mendorong sikap risk-off di pasar—misalnya ditandai kenaikan harga minyak dan penguatan dolar AS—IHSG berpotensi mengalami gap down pada saat pembukaan. Namun, jika terjadi deeskalasi, pasar dapat merespons dengan penguatan atau relief rally.

Perhatian pelaku pasar saat ini tertuju pada kawasan Timur Tengah, khususnya Selat Hormuz yang dinilai sebagai jalur vital distribusi energi global. Potensi gangguan di wilayah tersebut dipandang dapat memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan tekanan inflasi global.