Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan terakhir sebelum libur panjang Lebaran dengan pelemahan ke level 7.106. Sejumlah saham berkapitalisasi besar dari sektor konglomerasi, perbankan, hingga tambang tercatat menjadi pemberat utama pergerakan indeks.
Berdasarkan data perdagangan Bursa, perdagangan pekan ini hanya berlangsung selama dua hari bursa. Secara mingguan, IHSG turun 0,43% ke level 7.106 dibandingkan pekan sebelumnya di posisi 7.137. Pergerakan intraday menunjukkan tekanan yang lebih dalam, dengan level terendah indeks turun 3,01% ke 6.917, sementara level tertinggi berada di 7.148.
Dari sisi likuiditas, rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 17,65% menjadi Rp20,23 triliun dari Rp17,20 triliun pada pekan sebelumnya. Namun, volume transaksi turun 5,75% menjadi 29,73 miliar saham.
Frekuensi transaksi juga menurun 15,28% menjadi 1,58 juta kali transaksi, yang mencerminkan aktivitas pasar cenderung melambat menjelang libur panjang. Kapitalisasi pasar ikut turun tipis 1,03% menjadi Rp12.547 triliun, dari Rp12.678 triliun pada pekan sebelumnya.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat menekan IHSG sepanjang pekan ini. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memimpin pelemahan dengan penurunan 8,18% dan memberikan tekanan sebesar 19,38 poin terhadap indeks.