Revolut, perusahaan fintech asal Inggris yang juga menawarkan perdagangan kripto, mengajukan permohonan lisensi perbankan di Amerika Serikat kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC). Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya perusahaan berbasis di London tersebut untuk memperluas kehadirannya di sistem keuangan AS.
Jika disetujui, lisensi itu akan memungkinkan Revolut beroperasi lebih menyerupai bank tradisional di ekonomi terbesar di dunia. Revolut menyatakan bahwa kepemilikan lisensi dapat memberinya akses langsung ke jaringan pembayaran seperti Fedwire dan Automated Clearing House (ACH), sistem yang memindahkan triliunan dolar antarbank setiap tahun.
Lisensi perbankan juga berpotensi membuka jalan bagi pengembangan produk pinjaman, termasuk kartu kredit dan pinjaman pribadi. Saat ini, Revolut menyediakan layanan perbankan di AS melalui kemitraan dengan Lead Bank yang berbasis di Kansas City. Skema tersebut memungkinkan Revolut menawarkan rekening dan layanan pembayaran tanpa memiliki piagam bank sendiri.
Pengajuan lisensi ini dilakukan setelah Revolut membatalkan rencananya pada Januari untuk membeli sebuah bank di AS, yang sebelumnya dipertimbangkan sebagai cara untuk mendapatkan izin perbankan de novo—mekanisme yang memungkinkan bank memulai operasional dari nol.
Langkah Revolut ini juga muncul sehari setelah Kraken menjadi bursa kripto pertama yang memperoleh “master account” di Federal Reserve, yang memberikan anak perusahaan perbankannya akses langsung ke sistem pembayaran inti The Fed.

