BERITA TERKINI
Ramadhan dan Lonjakan Pengeluaran Rumah Tangga: Strategi Ibu Menata Keuangan Keluarga

Ramadhan dan Lonjakan Pengeluaran Rumah Tangga: Strategi Ibu Menata Keuangan Keluarga

Datangnya bulan Ramadhan kerap membuat peran ibu dalam keluarga semakin menonjol. Selain menyiapkan hidangan sahur dan berbuka, ibu juga biasanya mengatur belanja kebutuhan dapur, menyiapkan uang baru untuk Lebaran, serta memastikan kebutuhan anak tetap terpenuhi.

Di tengah meningkatnya aktivitas tersebut, pengeluaran rumah tangga pun cenderung ikut naik. Harga bahan pokok dan kebutuhan Idulfitri biasanya mengalami kenaikan, sehingga anggaran keluarga berisiko terganggu bila tidak dikelola dengan cermat.

Kondisi itu membuat Ramadhan menjadi momen yang dinilai tepat untuk menata kembali strategi pengelolaan keuangan keluarga. Studi Sun Life Women’s Wealth in Focus: When Care Comes First menyebut sekitar setengah perempuan di Indonesia mengelola keuangan rumah tangga sehari-hari secara mandiri. Namun, hanya sebagian kecil yang merasa benar-benar siap menghadapi risiko finansial yang datang tiba-tiba.

Maika Randini, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, menyampaikan bahwa melalui prinsip tolong-menolong (tabarru'), peserta saling membantu menghadapi risiko kehidupan secara transparan dan sesuai prinsip syariah. Ia menekankan tujuan THR bukan hanya membuat Lebaran terasa meriah, tetapi juga membantu keluarga tetap tenang setelahnya.

Dalam konteks pengelolaan keuangan selama Ramadhan, salah satu langkah yang disarankan adalah memisahkan gaji bulanan dan dana Ramadhan. Gaji digunakan untuk kebutuhan rutin, sementara Tunjangan Hari Raya (THR) dialokasikan khusus untuk pengeluaran tambahan saat Idulfitri. Cara ini dinilai dapat membantu menjaga arus keuangan keluarga tetap terkendali.