Kementerian Keuangan Vietnam menyiapkan rencana untuk meningkatkan lingkungan investasi dan bisnis di sektor keuangan, dengan sasaran memperkuat pengelolaan negara secara komprehensif di bidang tersebut. Upaya ini diarahkan untuk mendukung peningkatan peringkat daya saing Vietnam berdasarkan kerangka penilaian internasional yang tercantum dalam Resolusi No. 02/NQ-CP tahun 2026.
Selain mendorong perbaikan peringkat daya saing, kementerian juga menargetkan peningkatan indikator yang mencerminkan tingkat kepuasan dan persepsi warga serta pelaku usaha terhadap kinerja seluruh tingkatan pemerintahan yang terkait dengan lingkungan investasi dan bisnis.
Dalam rencana itu, salah satu prioritas utama adalah peningkatan kualitas iklim investasi dan bisnis agar selaras dengan konteks domestik dan tren perkembangan baru. Kementerian menekankan tujuan membangun lingkungan yang kompetitif secara sehat, terbuka, transparan, dan stabil.
Rencana tersebut turut menyoroti pentingnya pengurangan biaya kepatuhan bagi dunia usaha, penerapan praktik yang sejalan dengan standar internasional, serta dorongan terhadap inovasi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat melepaskan kekuatan produktif, memobilisasi sumber daya sosial secara lebih efektif, dan menciptakan pendorong pertumbuhan baru.
Untuk mencapai target yang ditetapkan, Kementerian Keuangan akan memusatkan perhatian pada pelaksanaan tugas dan solusi yang tercantum dalam berbagai dokumen serta resolusi penting Partai dan Negara. Fokus itu mencakup pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, transformasi digital, pengembangan ekonomi swasta dan milik negara, reformasi dalam pembuatan dan penegakan hukum, serta penguatan integrasi internasional dalam konteks baru.
Rencana ini juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif guna mendorong peningkatan jumlah perusahaan yang baru berdiri maupun yang kembali beroperasi. Pada saat yang sama, kementerian menargetkan penurunan jumlah bisnis yang keluar dari pasar, baik melalui penghentian sementara kegiatan, pembubaran, maupun kebangkrutan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan dan ketahanan komunitas usaha.

