BERITA TERKINI
Kemenkeu Vietnam Nilai 7 Permohonan Bursa Aset Kripto, 5 Berkas Dinyatakan Sah dan 2 Ditolak

Kemenkeu Vietnam Nilai 7 Permohonan Bursa Aset Kripto, 5 Berkas Dinyatakan Sah dan 2 Ditolak

Kementerian Keuangan Vietnam menyatakan telah menerima tujuh permohonan lisensi untuk menyediakan layanan penyelenggaraan pasar perdagangan mata uang kripto, sesuai Keputusan Pemerintah 05/2025 tentang implementasi percontohan pasar mata uang kripto di Vietnam.

Dalam proses penilaian, Kementerian Keuangan mengirimkan dokumen kepada Kementerian Keamanan Publik dan Bank Negara Vietnam (State Bank of Vietnam/SBV) untuk meminta pendapat atas permohonan izin tersebut.

Dari tujuh permohonan yang masuk, Kementerian Keuangan menyebut lima berkas dinilai lengkap dan sah sesuai ketentuan. Kelima pemohon itu adalah VIX Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company, Loc Phat Vietnam Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company, Vietnam Thinh Vuong Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company, Techcom Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company, dan Vietnam Digital Assets Joint Stock Company.

Berdasarkan Resolusi 05/2025, Kementerian Keuangan—berkoordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik dan SBV—akan memilih maksimal lima organisasi untuk menyediakan layanan aset kriptografi. Sejalan dengan itu, Kementerian Keuangan meminta kedua lembaga tersebut meninjau dan memberikan tanggapan atas lima permohonan yang dinilai memenuhi persyaratan administratif.

Kementerian Keuangan juga menyatakan akan melanjutkan koordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik dan SBV untuk meninjau permohonan serta memverifikasi kepatuhan terhadap persyaratan infrastruktur fisik sebelum menyetujui izin bagi organisasi yang memenuhi ketentuan.

Ringkasan dokumen permohonan menunjukkan VIX Crypto Asset Exchange Joint Stock Company (VIXEX) memiliki modal dasar 1.000 miliar VND dengan Direktur Jenderal Nguyen Thanh Que sebagai perwakilan hukum. Pemegang saham pendiri terdiri dari FTG Vietnam Joint Stock Company (64,5%), VIX Securities Joint Stock Company (15%), dan 3C Computer-Communication-Control Joint Stock Company (24,5%).

Loc Phat Vietnam Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company (LPEX) tercatat memiliki modal dasar 6,8 miliar VND dengan Direktur Jenderal Nguyen Duy Phong sebagai perwakilan hukum. Pemegang saham pendirinya adalah Duong Van Quyet (40%), Nguyen Thi Bich Ngoc (30%), dan Vu Phat Dat (30%).

Vietnam Prosperity Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company (CAEX) memiliki modal dasar 25 miliar VND dengan Direktur Jenderal Nguyen Hong Trung sebagai perwakilan hukum. Pemegang saham pendiri meliputi VPBank Securities Joint Stock Company (11%), LynkID Joint Stock Company (50%), dan Future Land Investment Limited Company (39%).

Techcom Cryptocurrency Exchange Joint Stock Company (TCEX) memiliki modal dasar 101 miliar VND. Perwakilan hukum tercatat Ketua Dewan Direksi Nguyen Xuan Minh dan Direktur Jenderal Doan Mai Hanh. Pemegang saham pendiri terdiri dari Techcombank Securities Joint Stock Company (9,9%), Techcombank Fund Management Joint Stock Company (1,1%), dan Nguyen Xuan Minh (89%).

Vietnam Digital Assets Joint Stock Company memiliki modal dasar 1.000 miliar VND dengan Direktur Jenderal Ngo Thi Thanh Huyen sebagai perwakilan hukum. Pemegang saham pendiri meliputi Sun Group Joint Stock Company (64%), Innovation Information Technology Services Company Limited (35%), dan PetroVietnam Securities Joint Stock Company (1%).

Sementara itu, dua permohonan lainnya dinyatakan tidak lengkap dan tidak sah menurut ketentuan, yakni dari Dolphinex Cryptographic Asset Services Joint Stock Company (DOLPHINEX) dan SSI Digital Technology Joint Stock Company (SSID).

DOLPHINEX memiliki sertifikat pendaftaran usaha yang dikeluarkan Departemen Keuangan Hanoi, pertama kali terdaftar pada 12 Juli 2024, dengan modal dasar 50 miliar VND. Perwakilan hukumnya adalah Nguyen Duc Hai (Direktur Jenderal). Struktur pemegang saham mencakup MB Investment Fund Management Joint Stock Company (95%), MB Securities Joint Stock Company (4,9%), dan Nguyen Duc Hai (0,1%).

Dalam penilaiannya, Kementerian Keuangan menyoroti anggaran dasar perusahaan yang disusun dan disetujui Rapat Umum Pemegang Saham pada 20 Oktober 2025, sementara Pasal 69 ayat 2 anggaran dasar menyatakan dokumen itu berlaku sejak tanggal penerbitan sertifikat pendaftaran usaha. Namun, sertifikat pendaftaran usaha awal diterbitkan pada 12 Juli 2024, dan amandemen keenam diterbitkan pada 23 Oktober 2025. Kementerian Keuangan menilai perusahaan belum menetapkan tanggal efektif anggaran dasar secara jelas untuk memastikan kepatuhan hukum dan melindungi hak serta kewajiban pemegang saham. Selain itu, anggaran dasar tertanggal 20 Oktober 2025 disebut tidak memuat informasi lengkap pemegang saham pendiri sebagaimana dipersyaratkan Pasal 24 ayat d poin 2 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Kementerian Keuangan juga menyatakan dokumen terkait kepegawaian, termasuk kualifikasi sejumlah karyawan di departemen teknologi, tidak lengkap dan tidak sah.

Adapun SSID memiliki sertifikat pendaftaran usaha yang dikeluarkan Dinas Perencanaan dan Investasi Hanoi (dahulu) pada 25 Maret 2022, dengan modal dasar 1.000 miliar VND. Perwakilan hukumnya adalah Ketua Dewan Direksi Nguyen Duy Hung. Pemegang saham pendiri meliputi Dana Investasi Anggota SSI (90%), Grup Kompa (5%), dan Filum (5%).

Untuk permohonan SSID, Kementerian Keuangan menilai surat permohonan izin tertanggal 19 Januari 2026 tidak memuat informasi yang memadai mengenai enam anggota Dewan Direksi sebagaimana dipersyaratkan Formulir No. 02. Selain itu, anggaran dasar perusahaan serta dokumen kepegawaian dinilai tidak lengkap dan tidak sah sesuai ketentuan Pasal 5 ayat 9 Resolusi No. 05/2025.