BERITA TERKINI
Inovasi Layanan Pertanahan Dinilai Lebih Praktis, Pengunjung Booth ATR/BPN Rasakan Kemudahan Akses Informasi

Inovasi Layanan Pertanahan Dinilai Lebih Praktis, Pengunjung Booth ATR/BPN Rasakan Kemudahan Akses Informasi

Bogor — Beragam inovasi layanan pertanahan yang dikembangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dinilai memudahkan masyarakat, baik dalam proses pelayanan maupun akses informasi. Penilaian itu disampaikan pengunjung booth Kementerian ATR/BPN dalam kegiatan di Universitas Pertahanan RI, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/01/2026), yang memanfaatkan layanan informasi secara langsung maupun melalui kanal digital.

Salah seorang pengunjung, Dewi, pegawai Kementerian Pertahanan, mengatakan proses peningkatan status kepemilikan tanah yang ia jalani berlangsung lebih sederhana dari perkiraannya. Sekitar dua bulan lalu, ia mengurus perubahan status sertipikat setelah pelunasan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM).

Dewi mengaku sempat khawatir proses layanan akan rumit. Namun, setelah datang dan mengurus secara langsung, ia menilai tahapan pelayanan saat ini lebih praktis dan mudah dipahami.

Menurutnya, kemudahan tersebut turut didukung oleh keterbukaan informasi layanan yang semakin luas. Informasi mengenai prosedur dan persyaratan kini dapat diakses terlebih dahulu melalui berbagai platform digital, sehingga masyarakat bisa menyiapkan dokumen sebelum mendatangi kantor pertanahan.

Dewi menambahkan, media sosial dan internet menjadi sumber informasi yang membantu memahami alur layanan pertanahan. Dengan informasi yang tersedia lebih lengkap, masyarakat merasa lebih percaya diri untuk mengurus layanan secara mandiri.

Meski begitu, Dewi berharap inovasi layanan yang sudah berjalan dapat terus dikembangkan, terutama untuk menjangkau wilayah yang masih menghadapi persoalan administrasi pertanahan. Ia menilai perluasan jangkauan layanan penting untuk meminimalkan potensi sertipikat ganda atau tumpang tindih kepemilikan di daerah yang belum sepenuhnya terpetakan.

Apresiasi serupa disampaikan pengunjung lain, Mardiantoro. Ia menilai keterbukaan informasi layanan pertanahan kini semakin komunikatif dan tidak berbelit-belit, sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Ia berharap kualitas layanan tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas.