BERITA TERKINI
IHSG Menguat Saat Jeda Siang, Pelaku Pasar Cermati Risiko Fiskal

IHSG Menguat Saat Jeda Siang, Pelaku Pasar Cermati Risiko Fiskal

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan pertama. Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 0,60 persen ke level 8.330 saat jeda perdagangan siang, Rabu (25/2/2026).

Tim Analis Phintraco Sekuritas menyebut penguatan IHSG ditopang kenaikan sejumlah sektor utama. Sektor industrial tercatat naik 2,04 persen, disusul sektor cyclicals yang menguat 1,93 persen, serta sektor basic materials yang naik 1,56 persen.

Dari sisi teknikal, Phintraco menilai IHSG ditutup secara intraday di atas support dinamis pada level 8.300. Sejumlah indikator juga menunjukkan penguatan momentum beli dalam jangka pendek.

Dengan mempertimbangkan kombinasi indikator tren dan momentum, Phintraco memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 8.300–8.350 pada sesi kedua perdagangan hari ini.

Di luar pergerakan teknikal, Phintraco menyoroti risiko fiskal sebagai perhatian utama pasar, terutama akibat rendahnya basis penerimaan negara. Menurut mereka, fokus pemerintah pada peningkatan belanja publik untuk program sosial berskala luas, seperti pangan dan perumahan, berisiko memperlebar defisit fiskal.

Phintraco menilai defisit fiskal perlu disertai reformasi perpajakan yang kuat untuk memperluas basis pajak. Keterbatasan fleksibilitas fiskal akibat rendahnya pendapatan dinilai membuat profil kredit Indonesia sensitif terhadap perubahan kepercayaan pasar global.

Karena itu, Phintraco menekankan pentingnya kepatuhan terhadap batas defisit anggaran sebesar 3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Mereka menyebut hal tersebut dapat memengaruhi penilaian kondisi investasi di Indonesia, yang pada gilirannya berdampak pada volatilitas yield di pasar obligasi dan biaya pinjaman (cost of fund).

Phintraco juga menilai kondisi ini menuntut transparansi kebijakan yang lebih besar untuk mencegah potensi aliran modal keluar dari Indonesia.