JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (22/1) pukul 09.00 WIB. IHSG naik 0,39% ke posisi 9.045,91 dari level 9.010,33.
Data RTI Business mencatat, sebanyak 1,67 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 93 ribu kali. Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp913,75 miliar.
Pergerakan saham pada pembukaan pasar didominasi penguatan. Tercatat 355 saham menguat, 104 saham terkoreksi, dan 201 saham tidak berubah.
Secara teknikal, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. CGS menempatkan area support pada kisaran 8.830–8.920 dan resistance di rentang 9.100–9.190.
Dari sisi sentimen, CGS menilai penguatan indeks di bursa Wall Street serta berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah, CPO, dan sejumlah komoditas mineral logam berpeluang menjadi faktor pendukung pasar. Namun, IHSG juga dibayangi sentimen negatif berupa tekanan jual investor asing, terutama pada emiten BBCA, serta pergerakan rupiah yang cenderung melemah mendekati level Rp17.000.
Dalam risetnya, CGS International Sekuritas turut mencantumkan saham yang direkomendasikan untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

