Memasuki bulan suci Ramadan, banyak ibu memegang peran sentral dalam mengatur keuangan keluarga. Di tengah meningkatnya aktivitas domestik, mulai dari menyiapkan menu sahur hingga persiapan Lebaran, para ibu juga dihadapkan pada tantangan kenaikan harga bahan pokok yang berpotensi mengganggu stabilitas anggaran rumah tangga.
Studi Sun Life bertajuk Women’s Wealth in Focus: When Care Comes First mencatat, 50% perempuan Indonesia mengelola anggaran rumah tangga sendirian. Namun, hanya sebagian kecil yang merasa siap menghadapi risiko finansial mendadak.
Chief Client and Marketing Officer Sun Life Indonesia, Maika Randini, menilai perlindungan finansial yang amanah penting untuk mendampingi keluarga dalam menghadapi berbagai risiko. “Sebagai langkah nyata dalam berikhtiar secara finansial, Sun Life Syariah hadir sebagai teman seperjalanan keluarga. Melalui prinsip tolong-menolong (tabarru'), peserta saling membantu menghadapi risiko kehidupan secara transparan dan sesuai prinsip syariah,” ujar Maika Randini, Senin (16/3).
Untuk menjaga kesehatan finansial keluarga selama Ramadan hingga Idulfitri, Maika membagikan sejumlah langkah yang dapat diterapkan. Pertama, disiplin memisahkan gaji bulanan untuk operasional rutin dan dana THR untuk kebutuhan ekstra saat Lebaran.
Kedua, mengevaluasi rencana masa depan anak dengan memastikan tabungan pendidikan terlindungi dari risiko yang tidak terduga. Ketiga, memanfaatkan momentum angpao Lebaran untuk mengenalkan anak pada konsep “Tabung, Jajan, dan Berbagi”.
Keempat, ia menekankan pentingnya perlindungan kesehatan berbasis syariah. Menurutnya, kesehatan ibu merupakan aset keluarga, sehingga asuransi kesehatan syariah dapat menjadi instrumen untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi ketika risiko sakit terjadi.