BERITA TERKINI
Harga Komoditas Penutupan 15 Januari 2026: Kedelai, Minyak Nabati, dan CPO Bergerak Variatif

Harga Komoditas Penutupan 15 Januari 2026: Kedelai, Minyak Nabati, dan CPO Bergerak Variatif

Sejumlah harga komoditas pada penutupan bursa dan pasar fisik tanggal 15 Januari 2026 (untuk penyerahan Januari 2026) tercatat bergerak bervariasi. Data mencakup pasar kedelai di CBOT, minyak nabati di pasar Eropa, serta kontrak dan acuan CPO di Malaysia dan Indonesia.

Di Chicago Board of Trade (CBOT), harga soybean ditutup pada level 1.053,0 sen AS per bushel. Sementara itu, soy oil berada di 52,97 sen AS per pound.

Di pasar Eropa, harga crude palm oil (CPO) origin Indonesia/Malaysia dengan skema cif Rotterdam tercatat turun dari US$ 1.250 per ton pada 14 Januari menjadi US$ 1.230 per ton pada 15 Januari. Untuk RBD olein origin Malaysia dengan skema fob Malaysia, harga turun tipis dari US$ 1.040,00 per ton pada 14 Januari menjadi US$ 1.037,25 per ton pada 15 Januari.

Di Malaysia Derivatives Exchange (MDEX), kontrak CPO naik dari 3.950 per ton pada 14 Januari menjadi 3.961 per ton pada 15 Januari. Di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), CPO turun dari Rp14.555 per kg pada 14 Januari menjadi Rp14.435 per kg pada 15 Januari.

Di Jakarta Futures Exchange (JFX), harga OLE turun dari Rp17.300 per kg pada 14 Januari menjadi Rp17.255 per kg pada 15 Januari. Adapun KPB Nusantara mencatat harga CPO delivered Dmi/Blw/Ktj sebesar Rp14.355 per kg pada 15 Januari.

Dari sisi nilai tukar tengah (middle rate) terhadap dolar AS, MYR tercatat 4,055 (setara Rp4.161,54) dan IDR 16.875,00 pada 14 Januari. Pada 15 Januari, MYR berada di 4,050 (setara Rp4.165,18) dan IDR 16.871,00.