Sejumlah harga komoditas tercatat bergerak pada penutupan bursa dan pasar fisik per 20 Januari 2026, untuk penyerahan Februari 2026. Data mencakup pasar berjangka internasional, pasar Eropa, serta bursa dan acuan harga di Malaysia dan Indonesia.
Di pasar CBOT, harga soybean ditutup pada 1.053,0 sen AS per bushel. Sementara itu, soy oil tercatat di 52,56 sen AS per pound.
Untuk pasar Eropa, crude palm oil (asal Indonesia/Malaysia) dengan skema cif Rotterdam berada di US$ 1.235 per ton berdasarkan catatan 19 Januari. Adapun RBD olein asal Malaysia dengan skema fob Malaysia tercatat US$ 1.045,00 per ton pada 20 Januari.
Di Malaysia Derivatives Exchange (MDEX), harga CPO tercatat 4.032 per ton pada 19 Januari dan naik menjadi 4.066 per ton pada 20 Januari. Di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), CPO tercatat di Rp14.405 per kg pada 20 Januari.
Di Jakarta Futures Exchange (JFX), OLE tercatat Rp17.300 per kg pada 19 Januari dan menjadi Rp17.310 per kg pada 20 Januari. Sementara itu, pada KPB Nusantara untuk CPO (delivered Dmi/Blw/Ktj), harga berada di Rp14.400 per kg pada 19 Januari dan naik menjadi Rp14.550 per kg pada 20 Januari.
Di sisi nilai tukar tengah (middle rate) terhadap dolar AS, MYR tercatat 4,056 pada 19 Januari dengan ekuivalen Rp4.161,24, dan tetap 4,056 pada 20 Januari dengan ekuivalen Rp4.174,80. Adapun IDR tercatat 16.880,00 per US$ pada 19 Januari dan 16.935,00 per US$ pada 20 Januari.

