BERITA TERKINI
Geely Percepat Ekspansi Ritel EV, Resmikan Tiga Showroom Baru di Denpasar, Bandung, dan Jakarta

Geely Percepat Ekspansi Ritel EV, Resmikan Tiga Showroom Baru di Denpasar, Bandung, dan Jakarta

Geely Auto Indonesia mempercepat ekspansi jaringan ritel nasional sebagai bagian dari strategi jangka menengah untuk mengamankan pangsa pasar kendaraan listrik dan elektrifikasi di Indonesia. Perluasan jaringan ini dinilai penting untuk memperkuat distribusi sekaligus layanan purna jual di tengah persaingan pasar EV yang kian ketat.

Bersama mitra diler Maju Mandala Mobilindo, Geely meresmikan tiga showroom baru secara serentak di Denpasar, Bandung, dan Jakarta pada Kamis (22/1/2026). Perusahaan menargetkan kota-kota yang dinilai memiliki kombinasi daya beli tinggi, kesiapan infrastruktur, serta dukungan kebijakan terhadap kendaraan rendah emisi.

Bali ditempatkan sebagai salah satu pasar kunci seiring posisinya sebagai etalase nasional pengembangan kendaraan listrik berbasis pariwisata dan transportasi berkelanjutan. Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyebut karakter konsumen di Bali relatif lebih cepat mengadopsi kendaraan elektrifikasi.

“Bali merupakan pasar strategis dengan karakter konsumen yang relatif lebih cepat mengadopsi kendaraan elektrifikasi. Ini menjadi bagian dari ekspansi jaringan nasional Geely yang sudah berjalan sejak tahun lalu,” ujar Constantinus.

Hingga akhir 2025, Geely telah mengoperasikan 35 outlet di Indonesia. Sepanjang 2026, perusahaan menyatakan masih akan menambah jaringan baru untuk memperluas jangkauan distribusi dan memperkuat layanan purna jual. Ekspansi ini dipandang sebagai prasyarat bagi skala bisnis kendaraan listrik, mengingat pasar EV sangat bergantung pada kepercayaan konsumen terhadap dukungan layanan, ketersediaan suku cadang, dan infrastruktur pendukung.

Khusus di Bali, showroom Geely Denpasar berlokasi di Jalan Gatot Subroto Timur dan dirancang sebagai outlet berkonsep 3S (sales, service, spare part) dengan fasilitas terlengkap. Outlet ini diposisikan sebagai pusat penjualan dan layanan, sekaligus menampilkan lini produk Geely paling lengkap di Bali.

Dari sisi portofolio, Geely saat ini memasarkan GX2 dan GX5 sebagai kendaraan listrik murni, serta Starry EM-i sebagai Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Model PHEV tersebut disebut diposisikan sebagai opsi transisi bagi konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke EV murni.

“Strategi kami tidak hanya mendorong EV murni, tetapi juga menyediakan opsi transisi. Dengan pendekatan ini, kami ingin memperluas basis konsumen dan mempercepat adopsi elektrifikasi,” kata Constantinus.

Geely menilai Bali berpotensi memberi kontribusi penjualan yang solid meski populasinya lebih kecil dibandingkan Jawa. Aktivitas pariwisata yang tinggi, kepemilikan kendaraan pribadi, serta kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang mendorong kawasan rendah emisi disebut menjadi faktor yang menjadikan Bali sebagai pasar uji coba sekaligus akselerator penetrasi EV.

Optimisme tersebut turut didukung kesiapan infrastruktur pengisian daya. Direktur Maju Mandala Mobilindo, Nugroho Suharlin, menyebut Bali sebagai salah satu provinsi dengan kesiapan charging station terbaik di luar Jakarta, baik dari sisi SPKLU PLN maupun infrastruktur yang telah dibangun sejak persiapan G20.

Untuk memperkuat nilai investasi jaringan, showroom Geely Denpasar juga dilengkapi fasilitas pengisian daya dan akan dikembangkan dengan SPKLU DC berdaya tinggi. Penguatan fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mempertegas daya saing layanan purna jual.

Dari sisi harga, Geely GX2 dipasarkan di kisaran Rp230 juta–Rp270 juta, GX5 di kisaran Rp460 juta–Rp510 juta, sementara Starry EM-i dibanderol sekitar Rp499 juta (on the road Jakarta). Rentang harga tersebut menempatkan Geely di segmen menengah, dengan target konsumen urban dan keluarga muda yang mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai kendaraan utama.

Melalui ekspansi jaringan dan pendekatan portofolio yang adaptif, Geely membidik pertumbuhan jangka panjang di pasar elektrifikasi Indonesia. Bali, bersama Jakarta dan Bandung, diposisikan sebagai anchor market dalam strategi tersebut.