BERITA TERKINI
Bursa Saham Emerging Asia Menguat Jelang Rapat The Fed, IHSG Libur hingga Pekan Depan

Bursa Saham Emerging Asia Menguat Jelang Rapat The Fed, IHSG Libur hingga Pekan Depan

JAKARTA — Sejumlah indeks saham di kawasan emerging Asia menguat serentak pada perdagangan Rabu (18/3), di tengah sikap investor yang masih menanti hasil pertemuan Federal Reserve (The Fed).

Indeks KOSPI mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 5,04%. Penguatan juga terjadi pada TWSE yang naik 1,51% dan KLCI Malaysia yang bertambah 1,10%.

Di pasar global, kontrak berjangka untuk indeks S&P 500 naik 0,5% saat harga minyak mentah Brent turun tipis 0,10% dan berada di bawah US$103 per barel.

Head of EMEA Trading di TD Cowen, Carl Dooley, mengatakan pelaku pasar dalam beberapa pekan terakhir berupaya melindungi portofolio di tengah reli harga minyak. Namun, menurutnya, ketika lonjakan mulai melandai dan bahkan terjadi koreksi, disertai volatilitas harga komoditas yang mereda, pasar saham mulai menemukan area dasarnya.

Di pasar valuta asing, pergerakan mata uang emerging Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berlangsung bervariasi. Rupee India, won Korea, dan baht Thailand melemah terhadap dolar AS. Sementara ringgit Malaysia, yen China, dan peso Filipina menguat.

Rupiah turut menguat 0,35% dan bertahan di level Rp16.937 per dolar AS, setelah sempat menembus di atas Rp17.000 pada Selasa (17/3).

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah WTI turun 1,63% ke level US$94,75 per barel. Sementara itu, emas melemah 0,22% dan berada di bawah US$5.000 per troi ons di pasar spot.

Adapun perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (18/3) memasuki masa libur cuti bersama Hari Suci Nyepi, yang kemudian berlanjut dengan cuti bersama Idul Fitri 2026 hingga akhir pekan. Perdagangan saham di BEI dijadwalkan kembali dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026.