BERITA TERKINI
Bursa Asia Melemah, Pasar Cermati Sikap The Fed dan Kenaikan Harga Minyak

Bursa Asia Melemah, Pasar Cermati Sikap The Fed dan Kenaikan Harga Minyak

Bursa saham Asia bergerak cenderung melemah pada perdagangan Kamis (19/3) siang WIB, mengikuti koreksi di Wall Street. Pelemahan dipicu kekhawatiran pasar terhadap tingginya harga minyak mentah dunia yang berada di sekitar US$100 per barel, berlanjutnya konflik di Timur Tengah, serta keputusan bank sentral AS (Federal Reserve/the Fed) yang mempertahankan suku bunga.

Di kawasan Asia, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 2,00% ke level 25.504. Indeks Nikkei melemah 3,38% ke 53.373, sementara indeks Kospi di Korea Selatan turun 2,73% ke 5.763.

Sejalan dengan itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya. S&P 500 turun 1,36%, Nasdaq merosot 1,46%, dan Dow Jones melemah 1,63% hingga tergelincir ke level terendah tahun ini.

Pelaku pasar mencermati keputusan the Fed yang menahan suku bunga pada kisaran 3,5%–3,75%. Dalam pernyataannya, the Fed menilai inflasi belum turun sesuai harapan.

Analis Vibiz Research Center menilai pasar regional masih berada dalam tekanan di tengah memanasnya geopolitik terkait konflik perang Iran, serta meningkatnya tekanan inflasi dari kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut dinilai dapat menahan tren penurunan suku bunga the Fed pada periode berikutnya.