BERITA TERKINI
AdaKami Beri Literasi Keuangan Digital di UNS lewat FutureFin Talk

AdaKami Beri Literasi Keuangan Digital di UNS lewat FutureFin Talk

PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) memberikan literasi keuangan digital kepada mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui kegiatan FutureFin Talk di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Chief of Public Affairs AdaKami Karissa Sjawaldy mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya memperkenalkan inisiatif Tech for Indonesia melalui kolaborasi dengan UNS. Menurutnya, Tech for Indonesia merupakan komitmen AdaKami untuk menghadirkan dampak nyata bagi komunitas, khususnya generasi muda.

Karissa menyebut kolaborasi dengan dunia akademik ditujukan untuk mendorong mahasiswa memahami dinamika industri pinjaman daring (pindar) secara komprehensif dan kritis, termasuk risiko yang melekat, serta pentingnya membedakan layanan yang legal dan bertanggung jawab dari praktik ilegal yang merugikan.

Pada pembukaan kegiatan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo Eko Hariyanto mengapresiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS atas komitmennya dalam mendukung peningkatan inklusi dan literasi keuangan melalui kegiatan edukasi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada AdaKami atas kontribusinya dalam menjalankan program edukasi dan inklusi keuangan di Indonesia, termasuk menghadirkan peserta mahasiswa agar bijak mengelola keuangannya.

Eko berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat ekosistem keuangan digital yang sehat, meningkatkan kesadaran pelindungan konsumen, serta mendorong generasi muda menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas dan berintegritas. Ia menambahkan, OJK sebagai regulator industri jasa keuangan akan terus memastikan kegiatan usaha di sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank, termasuk fintech lending, dapat berkembang dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan aspek pelindungan konsumen serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sesuai Roadmap Pengembangan dan Penguatan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi 2023–2028.

Selain talkshow, kegiatan tersebut juga memperkenalkan program perdana bertajuk FutureFin, yakni kompetisi karya tulis ilmiah yang bertujuan mendorong mahasiswa mengembangkan gagasan financial technology (fintech), terutama pindar yang aman, bertanggung jawab, dan berdampak bagi masyarakat.

Kompetisi FutureFin terbuka untuk seluruh mahasiswa lintas fakultas. Rangkaian kegiatan meliputi proses seleksi, pendampingan, presentasi akhir di hadapan panel juri, hingga pengumuman pemenang pada Mei 2026.

Selama proses kompetisi, FutureFin menghadirkan sesi daring dan luring berupa kuliah umum serta mentorship bersama akademisi, pakar, dan praktisi industri. Sesi tersebut dirancang untuk memperkaya perspektif dan memperkuat landasan analitis mahasiswa dalam menyusun karya tulis yang relevan, dengan topik mencakup lanskap industri fintech berfokus pada pindar, termasuk perkembangan teknologi, tata kelola, dinamika, dan regulasi yang membentuk industri di Indonesia.

Dekan FEB UNS Prof. Bhimo Rizky Samudro menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang membuka ruang pengembangan talenta di bidang fintech. Ia menilai program FutureFin memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan analitis dan pemecahan masalah dalam konteks industri yang nyata.

Menurut Bhimo, kompetisi tersebut juga menjadi wadah strategis untuk mengidentifikasi dan membina talenta muda yang memiliki ketertarikan di bidang fintech, selaras dengan pencapaian SDG 4 terkait peningkatan kualitas pendidikan sesuai kebutuhan kerja, serta SDG 17 mengenai kolaborasi perguruan tinggi dan industri dalam mewujudkan inklusivitas.