BERITA TERKINI
AAJI Gandeng Kick Andy Goes to Campus Gelar Literasi Keuangan dan Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabencana di Sumatra

AAJI Gandeng Kick Andy Goes to Campus Gelar Literasi Keuangan dan Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabencana di Sumatra

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) berkolaborasi dengan program Kick Andy Goes to Campus menggelar kegiatan literasi keuangan di Kampus Bina Nusantara (BINUS) Alam Sutera. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta perwakilan perusahaan anggota AAJI yang terlibat dalam Program Industry Social Responsibility (ISR) Kebaikan Berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya membangun kebiasaan perencanaan keuangan sejak dini, memahami berbagai risiko kehidupan, serta mengenal peran asuransi sebagai instrumen perlindungan jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan hidup.

Direktur Eksekutif AAJI, Emira E. Oepangat, mengatakan literasi keuangan dan pengembangan generasi muda menjadi bagian dari komitmen industri asuransi jiwa. Salah satu wujudnya, menurut Emira, dilakukan melalui program Beasiswa Harry Diah untuk mendukung pengembangan potensi akademik mahasiswa.

“AAJI berkomitmen pada pengembangan generasi muda melalui Beasiswa Harry Diah. Program ini ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 yang sedang menyusun skripsi, tesis, atau disertasi, khususnya yang mengangkat tema industri asuransi jiwa, manajemen risiko, dan perlindungan keuangan,” ujar Emira dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026.

Dalam kesempatan yang sama, AAJI memberikan apresiasi kepada tiga perguruan tinggi dengan jumlah penerima Beasiswa Harry Diah terbanyak, yakni IPB University, Universitas Indonesia, dan STMA Trisakti. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas komitmen institusi pendidikan dalam mendorong riset dan peningkatan literasi industri asuransi jiwa di kalangan mahasiswa.

Kepala Departemen Literasi dan Edukasi AAJI, Cicilia Nina, memaparkan perencanaan keuangan sebagai bagian dari gaya hidup generasi muda. Ia menekankan bahwa perencanaan yang baik membantu individu dan keluarga lebih siap menghadapi berbagai risiko kehidupan, termasuk risiko bencana alam.

“Perencanaan keuangan yang baik membantu individu dan keluarga lebih siap menghadapi risiko yang tidak terduga. Risiko bisa datang kapan saja, termasuk bencana alam. Dengan kesiapan finansial dan perlindungan yang tepat, dampak ekonomi dapat diminimalkan sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” jelas Cicilia.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menegaskan kepedulian sosial industri asuransi jiwa. Emira menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan melalui Program ISR Kebaikan Berkelanjutan difokuskan pada pemulihan pascabencana yang berkelanjutan, tidak hanya pada fase tanggap darurat.

Program tersebut merupakan kolaborasi 15 perusahaan anggota AAJI dengan total bantuan yang berhasil dihimpun sebesar Rp734.850.000. Bantuan difokuskan untuk kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya anak-anak, ibu, dan keluarga, mencakup trauma healing bagi anak-anak pascabencana, bantuan nutrisi ibu dan anak berbasis real food, serta penyediaan fasilitas sanitasi dan akses air bersih.