Universitas Jember (Unej) bersama Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar penyerahan hadiah Bale Race University kepada mahasiswa dan karyawan Unej, Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Lantai 3 Gedung Kewirausahaan (KWU) Unej.
Acara tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan sekaligus bentuk apresiasi bagi sivitas akademika yang aktif memanfaatkan layanan perbankan BTN secara bijak dan produktif.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unej Prof. Dr. drg. Sri Hernawati, M.Kes, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., perwakilan dosen dan mahasiswa, serta Branch Manager BTN Jember Rizki Hermawan beserta tim.
Sri Hernawati menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi BTN yang dinilai telah lama mendampingi Unej dalam berbagai program strategis. Menurutnya, kolaborasi Unej dan BTN tidak sebatas layanan perbankan, tetapi juga dukungan terhadap pengembangan institusi dan kesejahteraan mahasiswa.
“BTN sudah banyak berkontribusi untuk Universitas Jember. Mulai dari dukungan program, fasilitas, hingga beasiswa bagi mahasiswa. Kami berharap sinergi ini terus ditingkatkan, terutama dalam penambahan beasiswa demi kepentingan dan kemanfaatan mahasiswa Unej,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, dukungan BTN turut membantu optimalisasi program universitas tanpa membebani anggaran internal. Ke depan, Unej berharap kerja sama tersebut dapat diperluas, termasuk untuk mendukung pengembangan fasilitas kesehatan dan program-program kemahasiswaan lainnya.
Sementara itu, Rizki Hermawan menjelaskan Bale Race University merupakan program apresiasi berbasis transaksi dan pemanfaatan layanan perbankan BTN di lingkungan kampus. Program ini juga diarahkan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa sejak dini.
“Bale Race University kami nilai dari aspek transaksional, penggunaan layanan banking, dan keterlibatan aktif sivitas akademika. Tujuan utamanya adalah membangun awareness literasi keuangan agar mahasiswa lebih memahami produk perbankan dan mampu mengelola keuangan dengan baik,” kata Rizki.

