PT Prudential Sharia Life Assurance berkolaborasi dengan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar menggelar Festival 1000 Berkah di kawasan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta. Kegiatan ini berlangsung hampir satu bulan, mulai 19 Februari hingga 14 Maret 2026, untuk menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Penyelenggara menargetkan festival ini menjangkau sedikitnya 30.000 pengunjung selama 23 hari penyelenggaraan. Festival tersebut dikemas sebagai ruang kolaboratif bagi masyarakat untuk memaknai Ramadan melalui aktivitas spiritual, sosial, dan pemberdayaan.
Dalam rangkaiannya, Festival 1000 Berkah menghadirkan program penguatan ibadah dan kajian Islam, kegiatan sosial berbagi kepada sesama, serta puluhan kios kuliner UMKM lokal yang mendukung suasana berbuka puasa dan kebersamaan keluarga. Selain itu, terdapat agenda literasi keuangan syariah, edukasi kesehatan, program donasi, konsultasi peluang bisnis, serta pendampingan perencanaan finansial berbasis prinsip syariah.
Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menyebut kolaborasi dengan Al-Azhar sebagai langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman Ramadan yang relevan bagi masyarakat. “Kolaborasi bersama Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar merupakan langkah strategis untuk menghadirkan keberkahan Ramadan dalam bentuk pengalaman yang komprehensif dan relevan bagi masyarakat modern,” kata Iskandar dalam siaran pers, Minggu (22/2/2026).
Ia menambahkan, Al-Azhar dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam mencerdaskan masyarakat melalui dakwah dan pendidikan Islam modern. Menurutnya, hal itu selaras dengan misi Prudential Syariah dalam memperluas akses keuangan berbasis prinsip syariah, meningkatkan literasi keuangan keluarga, serta menyediakan solusi proteksi yang juga berdampak sosial berkelanjutan.
Festival 1000 Berkah disebut sebagai program pembuka rangkaian inisiatif literasi dan inklusi keuangan syariah Prudential Syariah sepanjang 2026. Momentum Ramadan dipilih sebagai titik awal pendekatan edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat, sebelum dilanjutkan melalui berbagai program di sejumlah kota di Indonesia.
Upaya ini juga dikaitkan dengan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam survei tersebut, tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43,4 persen, sedangkan tingkat inklusinya 13,4 persen. Angka itu menunjukkan ruang penguatan edukasi dan akses terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah masih terbuka.
Kerja sama Prudential Syariah dan Al-Azhar telah terjalin sejak 2023. Selama periode itu, keduanya menghadirkan berbagai program kolaboratif di sejumlah daerah, mencakup literasi keuangan syariah bagi jamaah dan keluarga, kegiatan sosial, dukungan program keagamaan dan edukasi Ramadan, serta penguatan nilai kepedulian sosial berbasis komunitas. Hingga kini, kolaborasi tersebut disebut telah menjangkau hampir 5.000 penerima manfaat.
Selain program literasi dan sosial, dukungan juga diarahkan kepada perempuan yang berperan sebagai pengelola keuangan keluarga sekaligus kontributor pendapatan rumah tangga. Pada 2025, Prudential Syariah bersama Al-Azhar memberikan perlindungan asuransi syariah gratis kepada ratusan pengemudi ojek online perempuan (Lady Ojol) yang dinilai menghadapi risiko pekerjaan, seperti kecelakaan lalu lintas dan risiko jiwa lainnya.
Dari sisi literasi, program edukasi keuangan syariah bagi perempuan juga telah menjangkau ribuan penerima manfaat, dengan tujuan mendorong peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan dan perencanaan masa depan keluarga. Ke depan, kedua institusi menyatakan akan terus memperkuat sinergi untuk menghadirkan program yang relevan dan inklusif, serta mendorong terbentuknya ekosistem keuangan dan sosial berbasis nilai syariah di Indonesia.

