BERITA TERKINI
Pegadaian Gelar Program SAKU untuk Tingkatkan Literasi Finansial Guru SMA/SMK

Pegadaian Gelar Program SAKU untuk Tingkatkan Literasi Finansial Guru SMA/SMK

Pegadaian memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor pendidikan melalui Program Siap Atur Keuangan (SAKU) Pegadaian. Program ini diikuti 60 guru SMA/SMK dan sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.

SAKU Pegadaian dirancang untuk memperdalam pemahaman literasi finansial, dengan penekanan pada kemampuan mengelola keuangan secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyusun prioritas keuangan sejak dini. Pegadaian menyebutkan materi pelatihan disusun selaras dengan ketentuan dan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam pelaksanaannya, Pegadaian menggandeng Putera Sampoerna Foundation melalui platform Guru Binar sebagai mitra pelaksana. Program berlangsung sejak September 2025 hingga Februari 2026 dan dilaksanakan secara daring melalui rangkaian kelas pelatihan, mulai dari Kelas Media Ajar Literasi Finansial hingga Pelatihan Implementasi di lingkungan sekolah.

Kepala Divisi ESG PT Pegadaian, Jainuddin, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan. “Program SAKU Pegadaian merupakan realisasi komitmen kami di bidang pendidikan. Melalui guru-guru peserta, kami berharap literasi finansial dapat diteruskan kepada para siswa sehingga guru dapat berperan sebagai agen inklusi keuangan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Rangkaian program kemudian dilanjutkan dengan SAKU Championship, kompetisi literasi finansial yang melibatkan siswa SMA/SMK dan sederajat dari sekolah peserta. Dalam kompetisi ini, siswa diminta membuat video animasi bertema literasi finansial berdasarkan materi yang telah diberikan, agar dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.

Salah satu peserta guru, Wasilatul Maqfiroh dari SMAN 19 Surabaya, menilai program tersebut memberi perspektif baru di dunia pendidikan. “Literasi finansial ternyata sama pentingnya dengan mata pelajaran lainnya. Materi yang diberikan terasa baru, relevan, dan sangat aplikatif untuk diajarkan kepada peserta didik,” ucapnya.

Sementara itu, Lutfiah Indirani, siswa SMA Negeri 2 Sukatani yang mengikuti SAKU Championship, menyampaikan program ini membantunya memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia muda. “Kegiatan ini mengajarkan saya bahwa memahami kebutuhan dan keinginan itu penting sejak sekarang. Materinya sederhana, tapi bermakna untuk masa depan,” ujarnya.

Di akhir program, terpilih empat pemenang dalam empat kategori, yakni Guru Terbaik, Guru Terfavorit, Kelompok Siswa Terbaik, dan Kelompok Siswa Terfavorit. Para pemenang dinilai berhasil menghadirkan karya video animasi yang inovatif, mudah dipahami, serta berdampak positif dalam pembelajaran literasi finansial.

Pegadaian menyatakan program SAKU sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui program ini, perusahaan berharap dapat berkontribusi membentuk generasi yang lebih sadar finansial, cakap mengelola keuangan, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan, dengan guru sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai literasi finansial.