Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara bersama Polres Ternate memperkuat sinergi untuk memberantas kejahatan penipuan daring (scam) melalui peningkatan literasi dan edukasi keuangan. Upaya ini dilakukan menyusul modus penipuan digital yang dinilai semakin canggih dan menyasar berbagai kalangan.
Kepala OJK Maluku Utara, Adi Surahmat, mengatakan pihaknya menggandeng Polres Ternate untuk mencegah meningkatnya penipuan digital. Menurutnya, peningkatan pemahaman aparat penegak hukum diperlukan agar mampu mengenali beragam modus kejahatan keuangan digital, seperti investasi ilegal, penipuan berbasis media sosial, phishing, impersonation, hingga pinjaman online ilegal.
Adi menjelaskan, kegiatan sosialisasi yang diterima Polres Ternate ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan sekaligus kewaspadaan terhadap maraknya penipuan dan kejahatan digital. Ia menilai, kejahatan scam saat ini berkembang semakin kompleks dan dapat menyasar siapa saja, termasuk aparat penegak hukum.
Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, pemahaman literasi keuangan, serta kemampuan mengidentifikasi ciri-ciri penipuan sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerugian finansial dan penyalahgunaan data pribadi.
Sosialisasi dilaksanakan di Aula Polres Ternate dan diikuti para pejabat utama, perwira, serta personel Polres Ternate. Materi yang disampaikan mencakup berbagai modus penipuan yang berkembang di masyarakat, terutama penipuan berbasis digital seperti phishing, investasi bodong, pinjaman online ilegal, serta scam melalui media sosial dan aplikasi pesan instan.
Kasi Humas Polres Ternate, Inspektur Polisi Dua Sudirjo, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi perkembangan kejahatan siber yang semakin kompleks. Ia berharap seluruh personel memahami berbagai bentuk penipuan yang marak, sehingga dapat melindungi diri sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat.
Sudirjo juga menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan OJK dalam pencegahan tindak kejahatan di bidang keuangan dan digital. Ia mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan OJK sebagai bentuk kolaborasi dalam melawan penipuan dan kejahatan scam.
Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, ditandai sesi tanya jawab antara personel dan narasumber terkait penanganan serta langkah preventif menghadapi modus penipuan yang kerap terjadi di wilayah hukum Polres Ternate. Melalui peningkatan literasi dan kewaspadaan, diharapkan personel Polres Ternate dapat berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Ternate.

