BERITA TERKINI
DBS Raih Penghargaan Bank Digital Terbaik di Dunia dari Euromoney

DBS Raih Penghargaan Bank Digital Terbaik di Dunia dari Euromoney

Jakarta – Bank DBS berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Bank Digital Terbaik di Dunia dalam ajang Euromoney Awards for Excellence. Penghargaan ini menandai pencapaian penting bagi DBS sebagai institusi perbankan yang melakukan transformasi digital secara menyeluruh.

Euromoney menyebut kategori Bank Digital Terbaik sebagai salah satu kategori yang sangat kompetitif, dengan pesaing kuat seperti BBVA, Citi, dan ING. Namun, DBS dinilai unggul berkat inovasi digital yang diterapkan pada berbagai segmen bisnisnya, mulai dari konsumen, korporasi, UKM, hingga perbankan transaksional, serta yayasan sosial DBS Foundation.

Clive Horwood, Editor majalah Euromoney, menjelaskan bahwa perbedaan utama dalam kategori ini terletak pada kemampuan bank untuk tidak hanya mendigitalisasi aspek-aspek perbankan, tetapi juga membangun institusi finansial yang sepenuhnya digital. Menurutnya, DBS berhasil menerapkan digitalisasi dengan lebih baik dibandingkan bank lain di dunia.

Kemenangan DBS juga menorehkan sejarah sebagai bank Singapura dan Asia pertama yang menerima penghargaan tersebut dari Euromoney, yang merupakan salah satu media finansial terkemuka dunia. Selain itu, DBS juga dinobatkan sebagai Bank Terbaik di Asia, penghargaan yang pertama kali diberikan kepada bank asal Singapura.

Transformasi Digital dan Inovasi Teknologi

CEO Bank DBS, Piyush Gupta, menyatakan bahwa fokus pada agenda digital selama tiga tahun terakhir telah menjadi inti dari perubahan besar dalam perusahaan. Transformasi ini mencakup perubahan budaya dan pola pikir karyawan, perancangan ulang infrastruktur teknologi, serta pemanfaatan teknologi seperti Big Data, biometrik, dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan layanan perbankan.

"Memenangkan penghargaan sebagai Bank Digital Terbaik di Dunia dari Euromoney memicu semangat kami dan menjadi bukti kerja keras kami dalam menata kembali dunia perbankan," ujarnya.

Inisiatif Digital di Pasar Global

Pada April lalu, DBS meluncurkan Digibank di India, sebuah bank berbasis mobile-only yang menjadi yang pertama di negara tersebut. Digibank menawarkan layanan perbankan tanpa kantor cabang, tanpa dokumen kertas, dan tanpa tanda tangan dengan menggunakan teknologi biometrik dan kecerdasan buatan untuk menyederhanakan pengalaman nasabah.

Di pasar lain, DBS telah mengintegrasikan layanan digital untuk nasabah retail, wealth management, dan korporasi. Beberapa data menunjukkan kemajuan signifikan, antara lain:

  • 16% nasabah baru wealth management membuka rekening secara digital pada 2015.
  • 51% nasabah UKM di Singapura menggunakan layanan pembukaan rekening online DBS.
  • 90% transaksi pengiriman uang dilakukan melalui platform digital DBS Remit.

Selain itu, bank berencana memperkenalkan metode otentikasi biometrik suara di Singapore Customer Centre pada akhir tahun ini.

Peningkatan Kapasitas Pegawai dan Infrastruktur Digital

DBS juga fokus mengembangkan kemampuan digital pegawai melalui program pembelajaran dan eksperimen, termasuk hackathons. Tahun lalu, lebih dari 2.000 karyawan belajar langsung tentang budaya digital, metodologi agile, dan konsep digital lainnya.

Baru-baru ini, DBS menjadi bank Singapura pertama yang mengadopsi teknologi produktivitas berbasis cloud, Office 365, yang akan diterapkan untuk seluruh 22.000 karyawan pada akhir tahun ini.