BERITA TERKINI
BCA Apresiasi BI yang Menahan Suku Bunga Acuan 4,75% pada RDG Januari 2026

BCA Apresiasi BI yang Menahan Suku Bunga Acuan 4,75% pada RDG Januari 2026

Jakarta – Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang belakangan mengalami tekanan seiring dinamika global.

Sejumlah pelaku industri perbankan menyambut positif keputusan tersebut. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menilai langkah BI mempertahankan suku bunga acuan merupakan kebijakan strategis dalam merespons perkembangan ekonomi global serta pergerakan nilai tukar rupiah.

“Kami mengapresiasi keputusan BI. Kami melihat keputusan ini merupakan langkah strategis BI dalam merespons dinamika ekonomi global serta pergerakan nilai tukar rupiah,” ujar Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, pada 23 Januari 2026.

Hera menyampaikan, dalam menyikapi kebijakan suku bunga, BCA secara konsisten mencermati arah suku bunga acuan ke depan dengan mempertimbangkan berbagai parameter, termasuk kondisi makroekonomi, potensi risiko, serta situasi likuiditas di sektor perbankan dan pasar yang dipengaruhi faktor permintaan dan penawaran.

Menurutnya, BCA mempertimbangkan faktor-faktor tersebut untuk menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dan ekspansi kredit yang sehat. “Kami senantiasa melakukan review berkala dan memperhatikan tingkat suku bunga kredit pada level yang dapat diterima pasar dan memperhatikan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi kinerja penyaluran kredit, BCA mencatat pertumbuhan yang dinilai tetap sehat. Per November 2025, kredit BCA (bank only) tercatat mencapai Rp921 triliun. BCA juga menyatakan optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan kredit sepanjang 2026.