BERITA TERKINI
Mahasiswa FMIPA UNS Kembangkan Minyak Ampas Kopi Sebagai Suplemen untuk Perkembangan Otak Anak

Mahasiswa FMIPA UNS Kembangkan Minyak Ampas Kopi Sebagai Suplemen untuk Perkembangan Otak Anak

Surakarta - Tiga mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret (FMIPA UNS) berhasil mengembangkan inovasi minyak ampas kopi lokal yang berpotensi mendukung perkembangan otak anak. Produk yang dinamakan Wi-Fee Oil ini dirancang sebagai alternatif suplemen asam lemak esensial bagi ibu hamil dan anak batita.

Inovasi tersebut digagas oleh Yochidamai Ahsanitaqwim dan Zaqiah Yuniati dari program studi Biologi serta Silmi Machmudah dari program studi Fisika. Wi-Fee Oil dibuat untuk memenuhi kebutuhan asam lemak esensial, terutama omega-3 dan omega-6, yang sangat penting selama masa kehamilan dan 1000 hari pertama kehidupan anak sebagai fase percepatan perkembangan otak.

Menurut Yochidamai, suplemen asam lemak esensial umumnya sulit dijangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah karena harga yang relatif mahal, terutama produk berbahan baku minyak ikan kod yang diimpor. Oleh karena itu, mereka mencari bahan alternatif yang lebih terjangkau namun kaya kandungan nutrisi yang dibutuhkan.

Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa ampas kopi lokal memiliki kandungan omega-6 sekitar 44-45 persen, bahkan lebih tinggi dibandingkan minyak ikan yang biasanya hanya mengandung sekitar 15-25 persen. Campuran minyak ampas kopi tersebut diperoleh melalui metode ekstraksi sokhletasi dengan menggunakan ampas kopi dari berbagai varietas lokal seperti Gayo, Toraja, Flores, Jawa, dan Kintamani.

Kopi yang tumbuh di tanah subur Indonesia ini juga mengandung antioksidan berupa asam klorogenik, yang membuat Wi-Fee Oil tahan lama tanpa mengalami perubahan bau atau rasa. Produk ini dapat dikemas dalam bentuk kapsul untuk ibu hamil dan dicampurkan ke susu formula atau emulsifier untuk anak batita.

Inovasi Wi-Fee Oil telah memperoleh penghargaan Juara Nasional dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah INSIGHT 2018 yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa Bidikmisi Universitas Hasanuddin pada Oktober 2018 di Makassar. Mereka berhasil mengungguli peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Ke depan, tim pengembang berencana mengajukan proposal Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM PE) untuk melakukan uji klinis pada hewan percobaan seperti tikus. Uji tersebut bertujuan untuk mengukur efektivitas Wi-Fee Oil dalam meningkatkan fungsi memori, dengan harapan produk ini dapat diindustrialisasikan sebagai suplemen kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.