BERITA TERKINI
Wamen Ekraf Soroti Tren Pengembangan IP Lintas Platform di Bangkit Fest 2025

Wamen Ekraf Soroti Tren Pengembangan IP Lintas Platform di Bangkit Fest 2025

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menyoroti menguatnya peluang digital dalam ekonomi kreatif, termasuk tren pengembangan intellectual property (IP) yang dapat diolah untuk berbagai media. Menurutnya, muncul fenomena “digital assets creations for multiple platforms” yang dapat dimanfaatkan pelaku kreatif sebagai kesempatan memperluas jangkauan karya.

Pernyataan itu disampaikan Irene saat menjadi panelis dalam Bangkit Fest 2025 di Mangkuluhur Artotel Suites, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025). Ia menilai ekonomi kreatif semakin dilihat sebagai mesin pertumbuhan baru yang membuka ruang kolaborasi berbasis autentisitas serta membangun kepercayaan.

Bangkit Fest yang digelar untuk pertama kalinya disebut bertujuan menjadi ruang pertemuan atau “melting pot” guna menyalakan harapan melalui karya, inovasi, dan kolaborasi. Dalam sesi bertema Creative Economy: Collaboration Where Everyone Win, Irene menekankan bahwa kolaborasi yang berhasil membutuhkan komunikasi yang jelas, visi bersama, serta fokus pada manfaat yang melampaui keuntungan transaksional.

Ia juga menyebut Bangkit Fest sebagai kesempatan untuk mengedukasi diri, terutama agar masyarakat Indonesia dapat menguasai teknologi demi meningkatkan produktivitas. Irene menegaskan pentingnya keberanian untuk hadir dan menyampaikan pesan, sekalipun memuat idealisme, agar kolaborasi tidak berubah menjadi ego pribadi dan tidak semata bersifat transaksional.

Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto turut menekankan bahwa kolaborasi perlu dimulai dari hati untuk membangun kepercayaan dan relasi. Setelah itu, kata dia, perlu dicari bentuk kerja sama yang membawa dampak ekonomi. Yovie juga menilai kolaborasi penting bagi pengembangan setiap subsektor ekonomi kreatif, termasuk untuk membantu kreator yang tidak selalu memiliki kemampuan menjual karya.

Founder Menantea Group sekaligus CEO Mantappu Corp Jehian P. Sijabat menambahkan, kolaborasi digital dapat dimulai ketika setiap pihak memahami peran dan posisinya. Dengan pemahaman itu, para kolaborator dinilai lebih mudah beradaptasi dengan tren relevan, terutama melalui media sosial.

Jehian juga menyoroti praktik seniman yang menampilkan karya lewat berbagai platform digital agar dapat ditonton, didengar, dan dinikmati lebih luas. Ia menyebut perkembangan tersebut turut memperlihatkan bahwa menjadi konten kreator dapat menjadi pekerjaan penuh waktu dan menuntut kolaborasi kreatif setiap hari.

Diskusi mengenai kolaborasi di bidang musik dan digital dalam acara itu dipandu CEO Gema Creative Network Eveline Anastasia. Bangkit Fest diselenggarakan oleh Good News From Indonesia (GNFI) dan Gema Creative Network, dengan agenda yang mendorong optimisme serta aksi nyata terkait koneksi dan kolaborasi untuk membangun ekonomi kreatif.