BERITA TERKINI
Wall Street Berakhir Bervariasi, Bursa Eropa Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Wall Street Berakhir Bervariasi, Bursa Eropa Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 berakhir di zona merah, sementara Nasdaq nyaris tidak berubah.

Indeks Dow Jones turun 34,29 poin atau 0,07 persen ke level 47.706,51. Sementara itu, S&P 500 melemah 14,51 poin atau 0,21 persen menjadi 6.781,48. Adapun indeks komposit Nasdaq ditutup datar dengan kenaikan tipis 1,16 poin ke 22.697,1.

Pergerakan ketiga indeks tersebut tertekan volatilitas yang dipicu konflik di Timur Tengah. Pasar merespons kabar bahwa Iran menempatkan ranjau di Selat Hormuz, yang diikuti ancaman retaliasi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta kembali disampaikannya tuntutan agar Iran menyerah sepenuhnya.

Di antara 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, sektor teknologi menjadi satu-satunya yang menguat. Sebaliknya, sektor energi mencatat pelemahan terdalam seiring anjloknya harga minyak dunia.

Sejumlah saham teknologi mencatat penguatan, di antaranya Nvidia yang naik 1,2 persen. Saham SanDisk meningkat 5,1 persen, sedangkan Western Digital bertambah 1,6 persen.

Di pasar komoditas, harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange menguat seiring melemahnya dolar AS. Emas untuk pengiriman April 2026 naik 2,7 persen menjadi US$5.242,1 per ons, sementara indeks dolar AS turun 0,26 persen.

Berbeda dengan Wall Street, bursa saham Eropa ditutup menguat pada Selasa. Indeks STOXX 600 Eropa naik 1,9 persen, didorong rebound saham sektor perbankan dan industri.

Di Inggris, indeks FTSE 100 naik 162,72 poin atau 1,59 persen menjadi 10.412,24. Indeks Dax 30 di Frankfurt, Jerman, melonjak 559,26 poin atau 2,39 persen ke 23.968,63.

Indeks Ibex 35 di Madrid, Spanyol, melesat 516,8 poin atau 3,05 persen menjadi 17.445. Sementara itu, indeks Cac 40 di Paris, Perancis, menguat 142 poin atau 1,79 persen menjadi 17.445.

Di pasar valuta asing, nilai tukar poundsterling menguat 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3454 dolar AS per pound. Terhadap euro, pound berada di kisaran 1,1558 euro per pound.